
terinspirasi sama artikel dan ajakan Shinta tentang hal : bersyukur, hal sederhana banget, tapi kadang lupa untuk kita lakuin, saya tergerak untuk ikutan
tapi to be realistic, rasanya susah sih kalau kudu tiap kamis posting thanksgiving article
tapi saya akan berusaha, from time to time to be grateful, write down the article, and hopefully, that can make other people see Jesus and glorify His name, amien
Jadi, untuk kali ini, saya ingin bersyukur tentang hidup saya :)
Kenapa dengan hidup saya? Apakah semua berjalan lancar dan mulus, gitu?
heheheee, sama sekali nggak
malah bisa dibilang, masa kecil saya juga susah
oh ya, growing up without a mom (she passed away when i was 3), and without a dad (he had his own family), living only with your grandparents, that doesn't make your life easy at all
teman saya saat itu hanya : buku
dan beberapa teman baik yang jumlahnya tidak sampai 3 jari tangan
Itu semua membuat saya tumbuh jadi gadis yang, katakanlah, kurang perhatian
Bukan berarti saya jadi salah asuhan lho ya wkwkwkkk, nggak kok
saya tetap tumbuh jadi gadis baik-baik (cailah), bahkan cenderung 'dipingit' karena oma saya adalah tipe generasi lama
Tapi tetap aja susah untuk tumbuh tanpa mama - mungkin membuat saya kelihatan 'aneh dan judes' in a way
So, Praise The Lord, semua berubah
ketika saya sungguh menerima Dia, semua diubahkan
Saya percaya, semua Dia ijinkan terjadi, biarpun sakit, untuk mendatangkan kebaikan dalam hidup saya
melihat ke belakang, biar pun sekali lagi, sulit (indeed, the way is rough), tapi saya bersyukur karena penyertaanNya
semua puji Tuhan membuat saya menjadi semakin dekat padaNya
Dan di masa saya dewasa ini, saya bersyukur karena saya diberikan hidup yang, bukan berlimpah secara materi mungkin, lebih ke arah berkat rohani : sukacita, damai sejahtera (shalom, dalam rumah tangga, dalam pekerjaan, thank You Lord), juga berkat kesehatan
Biarpun tetap, kalau pas butuh sesuatu dan dana kurang, kadang kepikir, duh Tuhan, pingin
ayo dong, kirim berkatMu
wkwkwkwkkkk parah memang
kudu dirubah
Ayo Rina, berubahlah :p
Tapi saya tahu kok, itu sikap yang salah
Dalam segala hal Dia ingin kita : bersyukur
so God, please let me be
Bersyukur untuk suami dan anak-anak yang baik yang Dia berikan untuk saya. Untuk Irish dan Sharon, untuk kesehatan mereka, untuk hubby yang baik dan pengertian, untuk semua yang Dia berikan, terimakasih
Juga bersyukur banget karena saya punya dan kenal teman-teman yang selalu nguatin saya, Stephanie yang selalu memberikan dukungan doa dan support all the time, untuk Lia dan Shinta juga Mb Martha, yang biarpun belum pernah saya temui secara langsung, tapi artikelnya membantu pertumbuhan iman saya. Banget
so guys, kalau ingin sharing dan belajar untuk bertumbuh dalam Dia, please visit their blog
highly recommended :))
Thank You Lord
Dan untuk teman-teman yang ingin membaca artikel thanksgiving thursday dari blogger yang lain, coba cek artikel ini
Give thanks, with a grateful heart
Give thanks, unto the Holy One
Give thanks, because He gave us Jesus Christ His son
And now, let the weak says i am strong
Let the poor say I am rich
Because of all The Lord has done
for us, give thanks
Be blessed, ya :)
8 comments:
Rina..gw gak tahu lu punya masa kecil yg keras, tapi gw gak pernah merasa lu aneh dan judes tuh dulu, yg gw rasa sih kritis..hihi. Satu episode yg gw inget banget, wkt pelajaran agama lu bilang sambil berdiri "..krn agama Islam dan Kristen awalnya sama." BOMB! Gurunya sampe kewalahan. Haha~ gw pertama kalinya dengar hal itu seumur hidup, shocking experience.
Anyway, your past made you today. Makanya lu jadi pekerja keras, tangan kiri breastfeed, tangan kanan ngetik. Mungkin lu mesti tulis buku 'How to manage your time', gw aja penasaran.
Thanks for joining, Rin. :)
Masa kecil yg keras, but even in that you can see God's hands moving, shaping and molding you ... not an easy thing to do, but praise the Lord in His grace, He led you to have a grateful heart :)
Stay strong and continue to grow yachhh =)
perasaan saya hampir sama dengan temannya Mba Rin ( yg nulis comment yg pertama ) tutur bahasa, ataupun tuisannya gak kliatan judes kok.Tapi Puji Tuhan...bentukanNYa tidak akan pernah salah.Untuk segala sesuatu itu ada maksudnya. Mungkin...kalau hidup terlalu rame, dan buku bukan teman kita, Jiwa Penulisnya itu tidak akan muncul ( he,,he..He....)Thx buat sharingnya Mba, saya percaya bitter life, it doesn't make you bitter also, if we have sweet Jesus in our Life.God bless you and Fam.
haaaaah? :O Cici aneh dan judes??? aduh Ci, serius deh, nggak ada aneh dan judesnya blas! you are on of the most kindeharted people i've ever known! suerrr V(^o^)v
dulu aja yang waktu kita pertama deket itu ya Ci, aku sampai sering wondering, kok Ci Rina baik bangettt ya, kok mau dengerin curhatanku yang seabreg2, padahal (waktu itu) ga kenal deket, huehehe..
you are, indeed, one of my role models, Ci. it's such a bless to know you, and i'm really thankful for you *hugssss*
@Syl : Iya Syl, terlalu cablak ya gue waktu itu :p
thanks for visiting the blog ya Syl
wkwkwkkk kayaknya manage waktu gue juga masih kacau nih :p
Shinta : thanks Shinta. and keep writing the good article ya
Mb Martha : bener mb, kayaknya dulu aku judes sih
tapi sejak kenal Tuhan, mulai berubah
anyway, thanks juga buat artikel mb Martha :)
Steph : Hugssss steph, thanks for always listening and supporting and praying for me
so glad to have a sister like you :) such a blessing
Post a Comment