
Postingan kali ini hanya curhat semata :)
Saya tulis karena, yah, sedih aja melihat semakin banyak pasangan yang nikah dan cerai
Mereka yang menghalalkan perselingkuhan karena berbagai macam alasan
Mereka yang selalu punya sejuta tangkisan untuk semua perbuatan 'mesum' yang mereka lakuin di luar sana :)
I am not here to judging
I am not here to lecturing you
I am here just to share story, that hopefully, could make you understand a lil bit more about 'marriage thing'
Jadi, semua pasti udah nonton Breaking Dawn ya :)
Paling nggak, semua pasti udah pernah dengar tentang cowok sempurna itu kan, si vampire keren Edward Culleen
Dan pasti banyak banget cewek abege yang mengharap dirinya adalah Bella, yang begitu menikah dengan si prince charming, si ganteng, and you will live happily ever after, right?
Yeah, let me tell you, itu semua, sorry to say, bohong
:)
Yup, hanya kebohongan
Cowok sempurna kayak Edward itu nggak ada, adanya paling di novel doang sih
Yah, termasuk novel saya :p
Suami yang baiknya ampun-ampunan, sampai bikin pernikahan kalian kayak surga, yang akan membuat kamu bahagia dan tidak ada lagi air mata, maaf juga, itu semua pun bohong :)
Kalaupun ada, hanya di novel
Dan maaf lagi, mungkin termasuk novel saya :))
hihiii... maaf ya
Itu karena saya kan masih pemula, belum jago bikin novel yang alur ceritanya bagus, karakter yang kuat, dan cerita yang rasional
Namanya juga masih awal nulis, dulu saya selalu nulis tokoh yang sempurna, hanya ada nasibnya malang gitu, terus ada cowok yang sempurna juga yang siap menolong cewe itu
Tapi sekarang saya tahu kok, semua itu hanya mimpi
Nggak adalah cowok sempurna, apalagi suami sempurna
Tenang, sekarang saya lagi berusaha berubah kok
Nanti di next draftnya, tokoh saya akan lebih lagi membuminya
bisa nyebelin dan nyenangin, bisa happy dan bisa nangis darah
Nah, malah ngelantur :)
Kenyataannya, once you said I do, you will tie forever and ever with this guy
Karena, pernikahan yang sesungguhnya itu seharusnya adalah pernikahan sekali untuk seumur hidup
Lain cerita kalau suami atau istrimu sudah meninggal ya, karena itu kan berarti bukan dipisahkan oleh manusia
Tapi kalau bercerai, berselingkuh, yaahhh... seharusnya, hal seperti itu tidak boleh terjadi dalam pernikahan
seharusnya
Tapi saya tahu itu sulit
Menikah itu susah kok
Karena itu untuk yng belum menikah, nikmatilah kehidupan single kalian
Percayalah untuk setiap hal, ada waktunya
Jangan asal nubruk orang hanya karena ingin nikah
Please, do think, do ask God,do pray
karena sekali lagi, once you said I do, there is no turning back
Setelah itu kamu harus deal dengan lelaki yang sama for the rest of your life
Kamu harus bisa melihat sifat buruk dan baiknya
Harus sadar, kalau berantem, malam pagi siang sore ya ketemunya dia juga, kecuali mungkin kalau pergi ngantor
Harus mawas diri, krn sekarang hidup berdua, nggak bisa lagi bertingkah seenak-enak dulu, seperti ketika kita masih single
Ada tanggungan finansial yang jelas lebih ribet dari jaman kita masih pacaran, ada anak yang harus dipikirkan masa depannya
intinya, ribet
Tapi, itulah esensi pernikahan :)
Pernikahan bahagia itu ada, dan bisa kita dapatkan
Tapi bukan dengan cara bermimpi dan tanpa berusaha, kita akan dapat Edward kita
Nggak
bukan dengan cara itu
Pernikahan bahagia didapat bukan karena kebetulan, tapi anugerah
Bukan karena keberutungan, tapi kerja keras
Ada dua hati yang mau melebur dan belajar, saling menerima, mau dishape untuk saling mengerti dan memaafkan
Itulah esensi pernikahan
Please girls, jangan asal nikah hanya karena cinta
Trust me, love is not enough
cinta saja tidak akan cukup
Pada akhirnya, ketika cinta itu pudar, akankah bahtera rumah tangga kita masih tetap bisa berdiri teguh, stik dengan komitmen awal yang kita ucapkan di depan TUHAN dan depan jemaatNya?
In sickness and in health, for better and for worse, to love and to hold, to respect and to cherish, I DO
Cinta akan membantu kita untuk tetap berdiri ketika badai itu menghantam
Tapi diperlukan lebih dari sekedar cinta untuk memperoleh pernikahan bahagia
Tuhan, Doa, hati yang mau berkorban dan mau diubahkan, hati yang tidak egois, kesediaan untuk saling memberi dan menerima
Itu harga yang harus dibayar untuk sebuah pernikahan :)
Be sure, you are ready, before you walk in yaa
Quote yang sangat indah yang akan saya kutip di bawah ini saya dapatkan dari gereja saya, sebelum saya menikah
ketika kami pembinaan bina pra nikah
Quote yang saya gunakan dalam current draft yang sedang saya kerjakan, hopefully, bisa terbit ya
Karena bukan hanya sekedar terbit, tapi saya berharap buku ini juga bisa menjadi kilas pandang teenage girl untuk melihat pernikahan tidak melulu seperti Edward-Bella, tapi lebih daripada itu
Supaya mereka mengerti, pernikahan bahagia itu harus diupayakan dengan tawa dan tangis
quote yang sangat terserap masuk di hati saya, semoga saya bisa menjalankan pernikahan ini dengan benar di mataNya
karena ya, saat kita menyimpang dari rel,kita tidak hanya berhadapan dengan suami atau anak atau keluarga saja, tapi terutama, kita akan berhadapan di takhta pengadilanNya
siapkah kita?
Semoga Tuhan, saya tetap bisa berjalan di atas rel ini, menyenangkan Engkau senantiasa dengan hidup pernikahan kami, amin
Ernestine Schuman Heink bukan orang pertama yang bertanya : apakah rumah tangga itu
Tapi jawaban yang diberikannya adalah salah satu yang paling indah yang pernah dituliskan
Ia berkata :
Rumah tangga ialah :
Atap untuk berlindung dari hujan
Empat dinding untuk berlindung dari angina\
Lantai untuk berlindung dari dingin
Ya, namun rumah tangga lebih dari itu
Tawa seorang bayi, nyanyian ibu, kekuatan ayah
Kehangatan hati yang mengasihi
Cahaya bersinar dari mata yang bahagia
Kemurahan hati, kesetiaan, sepenanggungan
Rumah tangga adalah sekolah serta gereja pertama bagi anak-anak
Di mana mereka berlajar yang benar, baik dan murah hati
Di mana mereka mencari penghiburan ketika terluka atau disakiti
Di mana para ayah dan ibu dihormati dan dikasihi
Di mana anak-anak diinginkan
Di mana makanan yang paling sederhana cukup pantas bagi raja-raja karena merupakan hasil jerih payah
Di mana uang tidak lebih penting dari kemurahan hati yang penuh kasih
Di mana bahkan teko-teko air pun menyanyi bahagia
Itulah rumah tangga
Allah memberkatinya
8 comments:
gua blom nontooonnn...
tapi gua udah tau edward pasti keren, ah inget edward aja gua langsung meleleh2..
untung gak ada ya cowo kaya edward, kalo ada gawat deh mungkin gua akan mengejarnya keliling dunia wakakakak..
benar sekali rin, kehidupan rumah tangga yang bahagia harus diusahakan karna gak jatuh dari langit :)
doain aku bisa ya mbak.. mengarungi bahtera rumah tangga *tsah.. hihi :)
-devishanty-
jacoooooooob!
oh, maap, Ci, histeriaku salah tempat (giliran denger kata Breaking Dawn dkk aja, langsung deh histeris inget jacob :p)
yup Ci, ini bener banget. aku bersyukur bgt ada orang2 kayak Cici yang mau share & buka view cewek2 single, biar nggak terpaku sama kalimat "live happily ever after" hasil dongeng2 zaman kecil, nanti pas beneran masuk kehidupan pernikahan malah shock karena mendapati pernikahan nggak sekedar senang2 seperti yang mereka kira -_-
ayo Ci, diwujudkan di buku2 berikutnya ya, aku dukung bgt lho. tokoh yang di draft sekarang sudah membumi bgt kok, hihi.. *tersenyum penuh arti*
ci, selamat ya untuk kelahiran Sharon. Semoga menjadi anak yang membanggakan papa mama.
Iya rumah tangga itu gak seindah dongeng, kalo udah merit langsung the end, hepi selamanya. Justru baru dimulai sejak kita ngomong I do itu yah. Semoga kita sama-sama bisa menjalaninya dan menjadi istri yang dimuliakan :)
@Viol : bagus VI, nonton deh :)
@Devi :Amin :)
@Steph : Hahaa bener steph, udah dapt bocorannya kan ya di script ku itu? hihiiii
Maryna : Thansk ya Ryn, selamat juga untuk kamu ya. salam untuk baby cyan
Post a Comment