Monday, June 29, 2009
h-1! saya sudah tidak sabar lagi, nih :-)
H-1 to go to Solo, horeeeee! :-)
senangnya...
Jadi ceritanya, besok kita berangkat naik kereta malam, yang jam 8. Wuah, musti berbekal trampol makan (takut laper), selimut buat Irish, jaket, kaus kaki, sarung tangan. Hehe, khas nyokap-nyokap sekali ya.
Tapi betul, hawa di kereta itu dingin banget. Siang aja dingin, apalagi malam, dan sampai Solo kan jam empat, atau setengah lima pagi, kalau nggak telat.
Kemarin juga udah ke hypermart gitu sih, belanja pampers, susu (sekali lagi, khas nyokap-nyokap ya :-)), beras, minyak goreng, minyak telon, segala jenis minyak.
Udah beli kornet juga, sama ikan kaleng, siap-siap buat dibawa dan dimakan di kereta, kalau lapar.
Terus sampai solo, udah bikin acara makan gitu, hehe, saking bersemangatnya.
Pagi-pagi breakfast di soto gading (duh, betapa gue betul-betul kangen masakan ini. gue yang lahir di Jakarta aja sampai bisa kangen, gak kebayang bagaimana dengan hubby, ya). well, itu mungkin risiko orang kalau live far away from their motherland city...
Tapi melenceng sedikit, bukan karena terpaksa loh hubby mau stay di Jakarta. Dia pun mengakui, Solo oke buat liburan. Tapi buat cari uang, Jakarta tempatnya.
Dan siangnya, untuk nyenangin Irish yag hobinya makan buntut (alias bakmi), kita mau makan mie pinangsia (again, that's my favourite) :-)
Dan mungkin sore ke malamnya makan nasi liwet. Atau nasi timlo.
Dan di Solo, satu yang sangat sangat sangat gue sukai ialah, susu segarnya.
Nama aslinya si Jack.
Di Jakarta juga ada warung itu kayaknya, tapi jelas, nggak sesegar di Solo.
Mungkin karena Solo dekat sama Boyolali, pabrik susu itu ya...
Susu segar itu bisa dimakan plain, dengan gula, dengan coklat, atau strawberi.
Bisa dingin, atau panas.
Yang paling gue suka, susu coklat dingin, nyam ;-)
Hehe, lagi-lagi postingan tentang makanan. That's because I can't hardly wait.
Bener-bener pingin nikmatin short trip kali ini, buat refreshing juga...
Hope everything will go smoothly ya. Semoga semua lancar, mulai dari di kereta, dan akhirnya balik Jakarta hari Minggu besok dengan pesawat.
Tolong Tuhan, jaga kami, bentengi kami dengan darahMu, sehingga baik roh jahat, orang jahat, mara bahaya dan celaka tidak dapat menyentuh kami, amin
senangnya...
Jadi ceritanya, besok kita berangkat naik kereta malam, yang jam 8. Wuah, musti berbekal trampol makan (takut laper), selimut buat Irish, jaket, kaus kaki, sarung tangan. Hehe, khas nyokap-nyokap sekali ya.
Tapi betul, hawa di kereta itu dingin banget. Siang aja dingin, apalagi malam, dan sampai Solo kan jam empat, atau setengah lima pagi, kalau nggak telat.
Kemarin juga udah ke hypermart gitu sih, belanja pampers, susu (sekali lagi, khas nyokap-nyokap ya :-)), beras, minyak goreng, minyak telon, segala jenis minyak.
Udah beli kornet juga, sama ikan kaleng, siap-siap buat dibawa dan dimakan di kereta, kalau lapar.
Terus sampai solo, udah bikin acara makan gitu, hehe, saking bersemangatnya.
Pagi-pagi breakfast di soto gading (duh, betapa gue betul-betul kangen masakan ini. gue yang lahir di Jakarta aja sampai bisa kangen, gak kebayang bagaimana dengan hubby, ya). well, itu mungkin risiko orang kalau live far away from their motherland city...
Tapi melenceng sedikit, bukan karena terpaksa loh hubby mau stay di Jakarta. Dia pun mengakui, Solo oke buat liburan. Tapi buat cari uang, Jakarta tempatnya.
Dan siangnya, untuk nyenangin Irish yag hobinya makan buntut (alias bakmi), kita mau makan mie pinangsia (again, that's my favourite) :-)
Dan mungkin sore ke malamnya makan nasi liwet. Atau nasi timlo.
Dan di Solo, satu yang sangat sangat sangat gue sukai ialah, susu segarnya.
Nama aslinya si Jack.
Di Jakarta juga ada warung itu kayaknya, tapi jelas, nggak sesegar di Solo.
Mungkin karena Solo dekat sama Boyolali, pabrik susu itu ya...
Susu segar itu bisa dimakan plain, dengan gula, dengan coklat, atau strawberi.
Bisa dingin, atau panas.
Yang paling gue suka, susu coklat dingin, nyam ;-)
Hehe, lagi-lagi postingan tentang makanan. That's because I can't hardly wait.
Bener-bener pingin nikmatin short trip kali ini, buat refreshing juga...
Hope everything will go smoothly ya. Semoga semua lancar, mulai dari di kereta, dan akhirnya balik Jakarta hari Minggu besok dengan pesawat.
Tolong Tuhan, jaga kami, bentengi kami dengan darahMu, sehingga baik roh jahat, orang jahat, mara bahaya dan celaka tidak dapat menyentuh kami, amin
Melangkah lagi
Melarikan diri sejenak dari rutinitas harian, load kerjaan, rasa frustasi dan cape, dengan cara...
1. jalan keluar, lihat tanaman yang menghijau, tarik nafas dalam sampai semua kesesakan dalam dada hilang
2. membaca buku karangan penulis fave saya, sambil nyesap kopi, atau tiduran santai di tempat tidur
3. take a short trip, mungkin ke Solo, Bogor, atau sekedar makan enak dengan hubby dan Irish. Lupakan semua masalah, lupakan semua perkara, just enjoy the moment!
4. Duduk di fave corner saya, ndengerin musik, especially lagunya Dan Williams yang country, judulnya true love... well, that's relaxing ;-)
5. pilih dvd menarik (kalau lagi jenuh, komedi romance bisa jadi best choice), setel, padamkan lampu terang dan pasang lampu kamar, enjoy the movie... kalau perlu, sampai ketiduran
6. duduk di kursi makan, nyamil kerupuk atau emping asin, minum es sirup segar, well, that helps a lot (sederhana sekali, ya? ;)
7. duduk di depan komputer, pencet-pencet tuts untuk merangkai kalimat, mengarang, let it flow...
8. dream a little dream, just let your mind goes free, wishing and hoping, think like it already happened to you...
singkatnya, banyak cara untuk mem-boost up semangat yang down, well, tidak semudah itu memang.
Balik-balik lagi, try to think positif. Because we are what we think, we are what we believe.
Dan sebagai manusia, sah-sah aja kok kalau jadi cape.
Cape sebentar, boleh.
Tarik nafas dalam, tersenyum, dan maju lagi, ya ;-)
1. jalan keluar, lihat tanaman yang menghijau, tarik nafas dalam sampai semua kesesakan dalam dada hilang
2. membaca buku karangan penulis fave saya, sambil nyesap kopi, atau tiduran santai di tempat tidur
3. take a short trip, mungkin ke Solo, Bogor, atau sekedar makan enak dengan hubby dan Irish. Lupakan semua masalah, lupakan semua perkara, just enjoy the moment!
4. Duduk di fave corner saya, ndengerin musik, especially lagunya Dan Williams yang country, judulnya true love... well, that's relaxing ;-)
5. pilih dvd menarik (kalau lagi jenuh, komedi romance bisa jadi best choice), setel, padamkan lampu terang dan pasang lampu kamar, enjoy the movie... kalau perlu, sampai ketiduran
6. duduk di kursi makan, nyamil kerupuk atau emping asin, minum es sirup segar, well, that helps a lot (sederhana sekali, ya? ;)
7. duduk di depan komputer, pencet-pencet tuts untuk merangkai kalimat, mengarang, let it flow...
8. dream a little dream, just let your mind goes free, wishing and hoping, think like it already happened to you...
singkatnya, banyak cara untuk mem-boost up semangat yang down, well, tidak semudah itu memang.
Balik-balik lagi, try to think positif. Because we are what we think, we are what we believe.
Dan sebagai manusia, sah-sah aja kok kalau jadi cape.
Cape sebentar, boleh.
Tarik nafas dalam, tersenyum, dan maju lagi, ya ;-)
Sunday, June 28, 2009
little things for our new home

Kemarin akhirnya, gue jadi jalan ke PRJ. Capek, dan awalnya bete.
Tapi end upnya, happy banget ;-)
Gara-gara dapat meja teras mungil, 2 kursi mungil (tapi kualitasnya bagus), plus vas bunga kayu untuk menghiasi teras kamar lantai 2.
And the best part is, harganya murah. Didiscount karena ipar gue kerja di sana ;-)
Dan sekarang, teras kamar lebih cozy dengan adanya perangkat duduk, plus wind chime yang selalu berdenting kalau kena angin.
Dan di atas, apalagi di luar, hawanya jauh lebih sejuk daripada di bawah.
Dan most of, satu hal yang gue syukuri biarpun tidak gue ngerti, nyamuk di tempat ini sedikit sekali. Duh, berkat Tuhan ya...
biarpun binatang itu kecil, tapi kan mengganggu banget.
Biarpun kadarnya masih nggak separah kecoak. Duh, kalau binatang satu itu, jangan ditanya!
Itu satu mahluk yang paling gue benci di dunia ini! Ke-co-ak! Yaks,...
Oke, balik ke nyamuk, gue juga nggak gitu ngerti kenapa di tempat ini sedikit nyamuk. karena itu gue jarang nyemprot kamar pakai hit, misalnya. Irit juga sih ;-)
Apa karena kali-nya jauh...
atau karena di tempat gue memang belum ada tanaman. Kita lagi cari memang, tapi step by step...
Satu demi satu, satu ruangan di rumah kita sudah beres lagi.
Kapan itu jalan ke Artha Gading cari mangkuk yang bagus, untuk taruh poutpoury.
Dapat 2 mangkuk yang keren (harga terjangkau, pula :-) hehe). Gue dan hubby beli masing-masing satu. Yang punya hubby ditaruh di kamar. Dan punya gue di taruh di lemari hias, di ruang tamu...
Maaf ya, postingan kali ini isinya tentang hal begituan, nggak penting kali ;-)
Hehe, tapi memang lagi senang cari pernak pernik unik buat nata ruangan.
Soalnya memang, biarpun gue tidak bisa, tidak berjiwa seni untuk design interior, tapi happy kalau bisa meletakkan sesuatu dan tampak asri...
Jadi kebawa di postingan, deh :-) hal-hal gak penting macam itu...
Friday, June 26, 2009
Nyam... nyam...

Kemarin makan ikan tude menado, nyam. Enak banget. Apalagi sambal tomat muda ijonya. ..
Kemarinnya lagi, makan ayam bakar sandjaja. Gue pesen ikan gurame goreng yang crunchy banget, dan hubby pesen ayam goreng kriuknya...Kapan itu, makan nasi goreng pinggir jalan, tapi enaknya nggak kalah kok sama foodcourt mahal, nasi goreng dekat rumah gue...
Kemarinnya lagi makan rumah, makan telur ceplok, plus kornet goreng telur, plus ca buncis goreng pedas ala 'Titi' my baby sitter ;-) Enak banget loh, gak kalah sama resto pokoknya.
Belum lagi sambal bawangnya, nyam
Dan hari ini pinginnnnn banget makan dimsum, all you can eat, di daerah boulevard juga. Mm... since we're not gonna go watching movie, jadi gue usulin hubby, makan aja yuk...
And I wonder, kenapa postingan ini berisi makanan semua ya?
Hehe, lagi pingin makan enak terus...
gawat, quoting dari salah satu adegan di Friends, a moment in your lips, forever in your hips.Hiks, bener banget.
Tapi surprisingly, bobot gue malah turun se-kg.
syukurrrrr
apalagi gue harus puasa, mengingat minggu depan pulang solo, biasanya berat badan naik drastis ;-)Dan, melenceng dari postingan ngawur di atas, just want to note one simple, yet, important thing...
Feel so grateful, karena makan enak ataupun biasa aja, makan mewah ataupun makan rumah, tapi kita masih dipelihara olehNya...
Jika kau mengeluh untuk apa yang kamu makan... ingatlah di luar sana, bahkan ada yang nggak punya uang se-sen pun untuk membeli makanan...
Kalimat itu selalu membuat gue terhenyak... dan bersyukur
Thank You Dear Lord
Dan tolong, jadikan saya saluran berkat untuk membantu, semampu saya, orang-orang yang saya temui hari ini, yang lebih tidak beruntung daripada saya, amin
Thank You Dear Lord
Thursday, June 25, 2009
Kita dulu pernah begitu dekat...

Kita dulu pernah begitu dekat
Berbagi tawa dan air mata
Karena suatu hal yang tak pernah kutahu jawabnya,
Berbagi tawa dan air mata
Karena suatu hal yang tak pernah kutahu jawabnya,
kedekatan itu pudar, sirna
Kita pernah berbagi cerita
Kita pernah berbagi cerita
pernah bertanya-tanya dalam hati,
apakah ini semua nyata?
atau hanya semusim, yang akan lalu oleh waktu?
Dan waktu telah menjawabnya, bukan?!
ada sedikit sesal di hati
Tapi itulah jalan hidup,
untuk dilalui, dan bukan disesali!
Akhirnya diakhir tulisan ini, ingin kuucapkan...
selamat mencari jawaban, menjalani setiap rel yang menjadi pilihanmu.
Doakan aku juga ya, semoga aku lebih pasrah dalam menjalani hidupku sendiri
Menyertakan sedikit tanya di hati, akankah jalan kita bersimpangan lagi?
apakah ini semua nyata?
atau hanya semusim, yang akan lalu oleh waktu?
Dan waktu telah menjawabnya, bukan?!
ada sedikit sesal di hati
Tapi itulah jalan hidup,
untuk dilalui, dan bukan disesali!
Akhirnya diakhir tulisan ini, ingin kuucapkan...
selamat mencari jawaban, menjalani setiap rel yang menjadi pilihanmu.
Doakan aku juga ya, semoga aku lebih pasrah dalam menjalani hidupku sendiri
Menyertakan sedikit tanya di hati, akankah jalan kita bersimpangan lagi?
Akankah kita pernah dekat, seperti dulu lagi?
quoting from : my last draft of story, with a minor revision, from my self ;-)
Hehe, puisi itu gue buat dalam rangka menyempurnakan cerita terakhir yang baru selesai.
Judul sementaranya sih : her morning journal.
Tapi... jangan percaya.
Dari pengalaman masa lalu, judul gue selalu berubah-ubah, sejalan dengan waktu
Heuheuh, dasar gak konsisten.
Dan puisi itu gue quote di blog ini, karena tiba-tiba aja, teringat seseorang...
Dan seseorang itu tidak berarti pacar lama, kan?
Hehe, for what gue mengingat cerita usang? Karena sekarang pun gue bahagia diberikan Tuhan hubby dan anak yang luar biasa...
Ini seseorang yang pernah dekat dengan gue!
Dan tiba-tiba, teringat masa lalu itu...
Okey, siapapun orang tersebut, i just wanna wish him/her, have a next best thing in life ya...
Good luck selalu buat kamu!
Biarpun saya yakin, kita tidak akan pernah dekat lagi, terlalu banyak duri disana...
bukan, bukan dendam.
Saya pun bukan manusia sempurna.
Dan mungkin saja, semua perpecahan ini berawal dari saya... maaf ya!
Tapi memang pepatah itupun betul 'gelas yang pernah retak, tidak akan bisa sama lagi'...
Biarpun kita bisa ngobrol...
tapi tidak akan mungkin bisa mengobrol dengan hati, seperti dulu lagi... *sigh"
Tapi, itulah jalan hidup kan, bukan untuk disesali, tapi dilalui...
Sekali lagi, wish you all the best
Happyyyyyy

Melarikan diri sejenak, dari hectic-nya dunia kerja ;-)
Hehe, hiperbola ding!
Kemarin memang sempat hectic banget. Ada beberapa event di klub tempat gue kerja ini.
Dan berimbas pada, meningkatnyat tingkat hunian apartment, yang masih masuk unit tempat gue kerja.
Hehe, hiperbola ding!
Kemarin memang sempat hectic banget. Ada beberapa event di klub tempat gue kerja ini.
Dan berimbas pada, meningkatnyat tingkat hunian apartment, yang masih masuk unit tempat gue kerja.
Jadi ada kerjaan yang harus diselesaikan...
Hectic, tapi senang ;-)
Hectic, tapi senang ;-)
Dan tentu saja, waktu jadi berlalu tak terasa...
Jadi minggu ini seperti terbang jalannya!
Damai rasanya, karena beberapa beban hidup telah Tuhan selesaikan untuk saya...
Thanks Dear Lord
Dan hari ini, yay, Jumat lagi.
tapi gue nggak nonton. Karena hubby pingin nonton Nikita (yup, Nikita ;-) kalian nggak salah baca kok. Hubby gue ini lagi kena sindrom Nikitaisme), dan gue pingin nonton the Master, so... kita nggak nonton.
Lagipula, pingin santai di rumah. Nikmatin kedamaian tanpa ke-hectic-an gara-gara harus buru-buru mandi ngejar jam tayang bioskop.
Dan lagi... besok mau nonton PRJ ;-) hehe, norak ya, tapi kadang banyak barang bagus dan sale loh disana...
jadi kita memutuskan, libur nonton dulu!
Top of all of my euforia ;-), hari kamis dan Jumat minggu depan gue cuti.
Mau mudik, pulang Solo...
Yuppie, happy banget.
Mbayangin bermacam-macam makanan, mulai dari soto gading, timlo solo, nasi bandeng, nasi liwet, belum lagi es tehnya... eh, udah deh... nanti jadi tambah pingin.
Asyik, asyik, asyik... ;-)
Thank You Dear Lord...
Thanks Dear Lord
Dan hari ini, yay, Jumat lagi.
tapi gue nggak nonton. Karena hubby pingin nonton Nikita (yup, Nikita ;-) kalian nggak salah baca kok. Hubby gue ini lagi kena sindrom Nikitaisme), dan gue pingin nonton the Master, so... kita nggak nonton.
Lagipula, pingin santai di rumah. Nikmatin kedamaian tanpa ke-hectic-an gara-gara harus buru-buru mandi ngejar jam tayang bioskop.
Dan lagi... besok mau nonton PRJ ;-) hehe, norak ya, tapi kadang banyak barang bagus dan sale loh disana...
jadi kita memutuskan, libur nonton dulu!
Top of all of my euforia ;-), hari kamis dan Jumat minggu depan gue cuti.
Mau mudik, pulang Solo...
Yuppie, happy banget.
Mbayangin bermacam-macam makanan, mulai dari soto gading, timlo solo, nasi bandeng, nasi liwet, belum lagi es tehnya... eh, udah deh... nanti jadi tambah pingin.
Asyik, asyik, asyik... ;-)
Thank You Dear Lord...
Saturday, June 20, 2009
Little things

photographed by hubby
Kemarin jalan-jalan ke Bogor, bareng sama hubby, Irish, sust, my bro's family, my auntie, my grandpa, dan saudara-saudara lain...
Senang, biarpun cape ;-)
Dari dulu gue pingin Irish dekat sama keluarga dari pihak gue, maupun pihak hubby. Hidup rukun, dekat sama keluarga, dan para sepupunya, karena at the end, family comes first, right? ;-)
People may come and go, but true friendship and family stay in heart, forever!
Kemarin gue juga mengunjungi satu teman masa kecil gue yang sekarang buka rumah makan di Bogor sana.
Dulu teman gue ini sering banget main ke rumah gue, begitupun gue main ke rumah dia (karena tetangga, rumah kita dekat), nonton ksatria baja hitam bareng, MacGyver, ke gereja bareng. Tapi kita mulai jauh setelah kerja, dia married...
Tapi biarpun jauh, biarpun gak sering ketemu, gue tahu, dia tetap akan jadi salah satu teman gue yang terbaik (thanks, Yun ;-))
Saat ini rumah sepi banget.
Hubby lagi ada proyek. Irish lagi tidur.
Dan gue duduk di depan komputer sambil nyesap kopi (haha, nyaman banget), sesekali melangkah keluar kamar menuju teras depan, ndengerin denting wind chime yang mengalun merdu, dan jadi berpikir 'indahnya hidup ini'
Kemarin, pagi-pagi gue berjalan ke kantor, melihat awan dan udara yang cerah, pohon yang rindang, burung-burung yang bernyanyi merdu (well, sekarang saya pindah ke unit, dan di tempat baru ini, suasananya masih sangatttttt asri), Lagi-lagi gue tersenyum, greeting people 'have a wonderful day to you all!' (biarpun hanya dalam hati)
Dan kadang, malam-malam duduk di favourite corner (ya, sekarang saya punya fave corner ;-) yaitu kamar ganti, my walking closet). Dan ya, kamar ganti itu sederhana, tidak mewah seperti milik kakak saya misalnya, tapi disana saya menaruh semua barang-barang yang membawa arti untuk saya.
Lampu sudut yang waktu itu gue beli, boneka dan pajangan yang dikumpulkan sedikit demi sedikit, tempat anting dan gelang, serta kalung imitasi.
Botol-botol parfum milik gue dan hubby yang kami atur berjejer supaya artistik, pigura berisi foto orang-orang terkasih, dan lagi-lagi saya berpikir 'terimakasih Tuhan, Engkau begitu baik untuk kami'.
Duduk di depan komputer, mengetik tuts demi tuts untuk merangkai kalimat menjadi sebuah cerita sambil ndengerin cd lagu... entah lagu gereja, ataupun lagu biasa, tapi bisa membuat hati rileks dan pikiran plong...
Semua itu adalah hal kecil yang jadi candu untuk saya, yang memberi saya kekuatan dan semangat untuk menjalani setiap hari dengan rasa syukur pada Tuhan...
Tahu betapapun sulit jalan yang mungkin harus kami lalui, tapi Dia tetap menuntun dan menggendong kami!
Malam-malam ketika saya kesal, cape, mau tidur, badan pegal dan kepala seperti mau pecah, tapi Irish masih sangat aktif, bolak balik minta susu, ditumpahin pula, dan ketika mau marah saya teringat semua hal diatas...
Atau ketika saya merasa pingin beli ini, beli itu, tapi budget terbatas...
Atau lagi beda pendapat sama hubby dengan begitu heboh, dan hati rasanya mangkellll banget...
Atau lagi... bete sama orang rumah, capesama situasi, cape musti bangun pagi ketika mata masih mengantuk...
dan saya teringat semua hal yang harus membuat saya bersyukur...
Yup, every little detail, every simple things that should be grateful for...
Thank You Dear Lord...
Saturday, June 6, 2009
cerita Minggu pagi

Ptohtographed by hubby
Pasar gede, Solo, his motherland city
Pasar gede, Solo, his motherland city
Rumah selesai diberkati, berkat Tuhan, satu hal lagi beres untuk dilakukan.
Mertua gue lagi dateng, tapi bentar lagi, mereka balik Solo lagi sih. Kayaknya, baru aja dateng. Nggak berasa, udah seminggu.
Well, time pass by by so fast. Wondering aja, kemana tahun-tahun dulu itu berlalu ya...
Sekarang tahu-tahu, here I am, a mom with a wonderful daughter. Padahal rasanya, belum lama saat gue ribut sama kakak gue gara-gara rebutan sepiring indomie.
Atau berebut dada ayam goreng yang sama.
Atau juga, iri-irian karena kayaknya, oma lebih sayang dia deh ;-)
Mengenang cerita bagaimana hebohnya dulu kalau tante bikin puding, dan selalu puding itu yang menemani hari-hari masa kecil gue .
Atau gimana dulu, jam sepuluh malam gue duduk di meja makan, menghadapi kopi, menghafal keras-keras materi pelajaran smu, atau univ.
Nangis waktu putus cinta pertama ;-)
happy, deg-deg an menerima telpon dan kunjungan.
ya, ya, semua memory yang membentuk diri gue saat ini ;-)
Dan sekarang, semua itu tinggal kenangan. Yang hanya hidup saat gue ceritain sama Irish.
Ini lho, mama dulu sama uncle pun suka berantem.
Ini lho, mama masih kecil, masih se-Irish, dan hobinya pun nangis, hehe.
Kayaknya, membandingkan diri gue dan dia, berkat Tuhan, Irish lebih tough, lebih easy going, dan lebih terbuka ketimbang mamanya waktu masih kecil.
Lebih bisa dibilangin, dan nggak sekeras kepala gue! well, in a way, dia masih cukup keras kepala. Tapi kalau udah gue kesel, dia pun menurut.
Dan sekarang, it's Irish turn, berantem sama Rachel dan Joy ;-), rebutan mainan, cari perhatian. Tapi gue tetap yakin, berantem nya tidak akan pernah serius.
Dan setelah itu, mereka akan baik kembali, and become sister forever. Not only by blood, but further more, sister by heart.
Just like me and my brother ;-)
Kemarin juga sudah pemberkatan rumah, thank You Lord, semua berjalan baik.
Dai makanan, orang yang hadir, pak Pendeta, acara, well, what can I say but 'it's all because of You, Lord'. Again, thank You
Dan kemarin malam, untuk relaksasi, kita orang nonton film, drag me to hell.
Yeah, namanya relaksasi, tapi selama nonton, jantungan euy!
serem!
ya, bukan serem gimana-gimana, tapi tetap, seram!
Kayaknya jantung udah gak kuat nonton yang begitu-begitu deh ;-) hehe, gaya ya ngomongnya ;-)
Dan, untuk story, draft cerita gabungan kita lagi di-touch up sama partner gue! well, thanks ya Rin, udah capek-capek dan mengeluarkan banyak effort, supaya hasilnya sempurna. Thank you ;-)
Sekarang bagian kita udah selesai (hampir, tinggal bikin sinopsis ;-) ), selebihnya, it's beyond our ability.
Dan satu draft romance gue sudah kelar ;-)
Belum sempurna memang, ada bagian yang ingin gue ubah. Mengenai pekerjaan sang tokoh utama, yang berimbas, akan mengubah 20% cerita lagi.
Tapi gak apa-apa kok, biarin aja. Gue sudah tidak menetapkan target, baik waktu atau apapun, just let it flow.
Try to do my best, and God will do the rest
Tuesday, May 26, 2009
Mengkhayal, yuk :-)

Yuk,
pingin deh cerita tentang wish gue, yang tercapai ataupun belum, sejak gue kecil, disini...
1) Dari gue kecil, gue pinginnnnn banget bisa pergi vacation. Kalau mungkin, yang jauh ;-) Dari dulu, Eropa (espc. Belanda dan Swiss) selalu jadi tempat impian gue untuk bisa berlibur. Further more, live there.
Dari dulu gue mengkhayal, duh Tuhan, kanapa sih Tuhan nggak jadiin saya orang bule aja, jadi saya bisa tinggal sana
And now, as an adult, I know, that I was created exactly who I am right now for a purpose.
Dan gue senang dengan apa yang gue miliki saat ini ;-)
Tapi tetap aja, kalau bisa, pingin deh liburan kesana.
Dan semakin gue besar, negara yang ingin gue kunjungi ada satu lagi, yaitu Israel/Yerusalem. Yup, karena disana tempat Tuhan Yesus lahir. And by religion, that's where my homeland located ;-)
2) Dari gue kecil, gue pinginnnnnnn banget punya perpustakann sendiri. I've told you right, about hundred/thousand books that always cheer me up, when I was just a little girl?
So, having my own private library is one of my biggest dream.
Dan berkat Tuhan, biarpun bukan satu ruang raksasa yang mewah, tapi Dia kabulkan keinginan gue untuk punya sudut baca gue sendiri.
Di lantai paling atas, yang paling dekat sama atap, karena itu conture atapnya pun miring, mengikuti conture rumah, hubby berencana membuat tempat itu menjadi satu workshop yang cozy, plus rak tinggi untuk gue, sebagai tempat gue memajang buku-buku kita.
Sama pemilik yang dulu, gue rasa tempat paling atas, paling terpencil, cocok deh buat5 bertapa ;-), itu dijadikan gudang.
Tapi hubby gue memang lebih pintar ;-)
Belum sih, belum sekarang. Nabung dulu ;-)
karena budget untuk bikin furniture dan rak buku tersebut, udah abis untuk renov.
Jadi, ayo menabung ;-)
Terimakasih Tuhan, keinginan itu Engkau kabulkan, 20 years latter, in Your time, not mine.
3) Gue pingin punya rumah impian.
Kalau versi diary dulu, dari kayu, lengkap dengan pohon yang ada rumah kayunya, plus ayunan, lengkap dengan jembatan dan sungai yang mengalir.
Hehe, jaman gini, apalagi dengan keadaan gue sekarang, sulit deh punya rumah seperti itu ;-)
gak praktis juga kali yaaaa
Karena itu gue cukup bersyukur dengan rumah yang kami miliki sekarang.
Kalau nanti Tuhan berikan lebih, mungkin kita bisa punya rumah sesuai impian masa kecil gue.
Lebih mungkin untuk rumah masa tua nanti ;-) hehe, jauh banget ya...
tapi biar deh, namanya juga mengkhayal ;-)
4) Pingin punya keluarga yang oke, anak yang baik...
dan Ya, lagi -lagi Dia kabulkan bagian tersebut.
Masalah? pasti ada.
Ribut? Pasti ada
Bete-bete? pasti ada juga...
Tapi semua badai kecil itu akan lalu, and at the end, I know for sure, that I have a great-great family.
Thank You Dear Lord...
5) Dan melihat ke belakang, merenungkan semua pemberianNya, bitter and sweet memories, yang diijinkan Tuhan terjadi untuk membawa pada kebaikan, harusnya saya tidak perlu kuatir lagi bukan?
Seribu masalah boleh menghadang, tapi dengan yakin saya bisa bilang "GOD is greater than any problem I have, amien"
Dan itu termasuk, masalah publisher, financial, kekuatiran bertumpuk yang sepertinya tiada habisnya, more and more and more...
Bagaimana dengan kalian?
Cerita dong, khayalan kalian... ;)
pingin deh cerita tentang wish gue, yang tercapai ataupun belum, sejak gue kecil, disini...
1) Dari gue kecil, gue pinginnnnn banget bisa pergi vacation. Kalau mungkin, yang jauh ;-) Dari dulu, Eropa (espc. Belanda dan Swiss) selalu jadi tempat impian gue untuk bisa berlibur. Further more, live there.
Dari dulu gue mengkhayal, duh Tuhan, kanapa sih Tuhan nggak jadiin saya orang bule aja, jadi saya bisa tinggal sana
And now, as an adult, I know, that I was created exactly who I am right now for a purpose.
Dan gue senang dengan apa yang gue miliki saat ini ;-)
Tapi tetap aja, kalau bisa, pingin deh liburan kesana.
Dan semakin gue besar, negara yang ingin gue kunjungi ada satu lagi, yaitu Israel/Yerusalem. Yup, karena disana tempat Tuhan Yesus lahir. And by religion, that's where my homeland located ;-)
2) Dari gue kecil, gue pinginnnnnnn banget punya perpustakann sendiri. I've told you right, about hundred/thousand books that always cheer me up, when I was just a little girl?
So, having my own private library is one of my biggest dream.
Dan berkat Tuhan, biarpun bukan satu ruang raksasa yang mewah, tapi Dia kabulkan keinginan gue untuk punya sudut baca gue sendiri.
Di lantai paling atas, yang paling dekat sama atap, karena itu conture atapnya pun miring, mengikuti conture rumah, hubby berencana membuat tempat itu menjadi satu workshop yang cozy, plus rak tinggi untuk gue, sebagai tempat gue memajang buku-buku kita.
Sama pemilik yang dulu, gue rasa tempat paling atas, paling terpencil, cocok deh buat5 bertapa ;-), itu dijadikan gudang.
Tapi hubby gue memang lebih pintar ;-)
Belum sih, belum sekarang. Nabung dulu ;-)
karena budget untuk bikin furniture dan rak buku tersebut, udah abis untuk renov.
Jadi, ayo menabung ;-)
Terimakasih Tuhan, keinginan itu Engkau kabulkan, 20 years latter, in Your time, not mine.
3) Gue pingin punya rumah impian.
Kalau versi diary dulu, dari kayu, lengkap dengan pohon yang ada rumah kayunya, plus ayunan, lengkap dengan jembatan dan sungai yang mengalir.
Hehe, jaman gini, apalagi dengan keadaan gue sekarang, sulit deh punya rumah seperti itu ;-)
gak praktis juga kali yaaaa
Karena itu gue cukup bersyukur dengan rumah yang kami miliki sekarang.
Kalau nanti Tuhan berikan lebih, mungkin kita bisa punya rumah sesuai impian masa kecil gue.
Lebih mungkin untuk rumah masa tua nanti ;-) hehe, jauh banget ya...
tapi biar deh, namanya juga mengkhayal ;-)
4) Pingin punya keluarga yang oke, anak yang baik...
dan Ya, lagi -lagi Dia kabulkan bagian tersebut.
Masalah? pasti ada.
Ribut? Pasti ada
Bete-bete? pasti ada juga...
Tapi semua badai kecil itu akan lalu, and at the end, I know for sure, that I have a great-great family.
Thank You Dear Lord...
5) Dan melihat ke belakang, merenungkan semua pemberianNya, bitter and sweet memories, yang diijinkan Tuhan terjadi untuk membawa pada kebaikan, harusnya saya tidak perlu kuatir lagi bukan?
Seribu masalah boleh menghadang, tapi dengan yakin saya bisa bilang "GOD is greater than any problem I have, amien"
Dan itu termasuk, masalah publisher, financial, kekuatiran bertumpuk yang sepertinya tiada habisnya, more and more and more...
Bagaimana dengan kalian?
Cerita dong, khayalan kalian... ;)
Saturday, May 23, 2009
Back again!

photographed by hubby
'sampan-sampan tua telaga Menjer'
Hi, here I'm back again!
Finally, setelah sekian lama absent, nyaris sebulan setengah ya, akhirnya... kesempatan buat blogging datang lagi.
Yeah, like I've always said, life has been so hectic lately.
Dimulai dari pindah rumah dengan berkardus-kardus barang, dan rumah baru yang belum sepenuhnya siap karena masih renovasi, tapi tetap harus pindah, karena kontrakan lama gue udah abis, dan untuk buang uang ngontrak sebulan pun, tetap sayang. Dalam hati gue dan hubby mikir, mending uang untuk kontrak lagi itu, ditambahin buat renovasi rumah, atau beli barang-barang sedikit.
Jadi biarpun belum benar-benar siap, kita tetap nekat pindah...
Tetap berjuang pantang mundur pindahin barang yang amit-amit, banyak bener. Maaf Tuhan, bukan maksud untuk marah, lebih ke arah ekspresif aja :-)
Dan sebab kedua kenapa gue sangat-sangat repot, karena oma tercinta gue, yang selama ini membesarkan dan merawat gue, berpulang ke rumah Bapa di Surga.
Sedih itu pasti!
Dan rasa kangen itu juga ada!
Tapi ada juga rasa gembira untuk oma, karena gue tahu, dia sakit udah lamaaaaa banget. Lebih dari 3 tahun.
Waktu gue married tahun 2005, oma udah sakit, nggak bisa jalan.
Dan keadaan tambah buruk setelah itu.
Sering gue nggak tega lihat dia, terlebih kalau banjir.
Tapi gue tahu, sekarang dia bahagia banget, karena dia udah lepas dari semua penderitaan sakitnya itu. FYI, oma gue paling takut sakit. Dari jaman gue kecil, kalau sakit, pasti oma gue langsung ke dokter.
Maka itu, I know, that she's in a good care, right now!
Dan lagi oma memang udah tua banget, udah 81 tahun.
But the memory of her, will remain forever in mind.
Pastilah, mengingat selama ini, Oma ialah ibu yang selalu gue kenal!
Tapi sekali lagi, sekarang dia udah jauh lebih bahagia, dari gue, atau orang-orang lain yang masih ada di dunia ini.
Means, gue bisa update cerita, update blog, update FB dan FS, tiap ada kesempatan ;-)
Sekarang hal kedua, berjuang merapikan berkardus barang tersebut, belum lagi yang belum sempat gue ambil, dan sekarang barang berkardus2 itu masih nge-jogrok di Cibubur ;-)
Perjuangan berat deh.
Moral of the story : jangan suka 'nyusuh' barang, kayak gue. Hihi ;-)
Dulu, suka banget beli barang. Apalagi kalau murah, bagus, terus sale.
Hehe, penyakit cewek banget nggak sih? ;-)
Terus disimpannnnn terus, dalam hati bilang, nanti kalau udah punya rumah, kan bisa dipajang.
Berarti bukan boros dong! investasi, lebih tepat ;)
Yeah, dan sekarang, after all these years, yang ada barang itu udah kumal, kusam, biarpun disimpan di dus or container, atau out of date.
Atau lagi, kalau masih bagus, bingung dong, mau pajang di mana!
Dan karena cukup banyak, sekarang dilihat juga udah gak sebagus dulu, waktu barang itu dibeli, akhirnya balik-balik lagi, masuk dus lagi
Jadi perjuangan ketiga, milihin barang yang mana yang bisa dipajang. Dan kalau memang mau ditaruh dus, mana yang harus disimpan, dan mana yang bisa dikasih orang.
Jujur, gue udah capek nyusuh!
Malas deh nyimpanin barang lagi. Kalau memang gak bisa pake, mendingan dikasih orang lain aja.
Jadi sekali lagi, jangan nyusuh barang! Kalau lagi pindahan, berasa euy! ;-)
Terus update berikut, mengenai pindahan kantor
Hehe, mentang-mentang udah lama gak posting, sekalinya posting, borongan dong!
Pindahan kantor juga udah fix. Sejak 18 kemarin, officially, gue udah full di-rotasi ke salah satu unit usaha gue.
Bingung karena masalah kerjaan yang berbeda, pasti ada.
Tapi berkat Tuhan, atasan dan rekan sekerja gue yang baru cukup baik dan support.
Sekali lagi, terimakasih Tuhan, untuk lingkungan yang Kau beri. Semoga dimana saya ditempatkan, disana saya bisa menjadi buku kesaksian yang terbuka bagi Engkau, amin.
Jadi kenalan sama banyak orang baru. Beradaptasi sama lingkungan baru.
Dan mungkin karena sekarang gue lebih open minded (huek ;-) ), sepertinya jalaninnya asli, lebih ringan, santai, dan tanpa beban. Sekali lagi, terimakasih Tuhan, untuk hikmat dan urapan yang Kau beri. Semua hanya karena Engkau.
Kalau updating cerita mm...
sadly to say, belum banyak progress ;-)
Tapi really, bukan alasan gue, memang karena gue nggak bisa update cerita selama ini. Berhubung komputer kan belum dipasang.
Jadi, bukan karena malas ya ;-)
Hehe, nanti deh, di posting berikut, gue baru cerita perkembangannya.
Saturday, April 18, 2009
Mix into one posting
Things have been so hectic lately ;-)
Ada begitu banyak hal yang menyita waktu dan konsentrasi gue, jadi bawaannya, as you know... excited, but tired.
Di satu sisi kuatir, di sisi yang lain... semangat banget :-)
Seperti pernah di-mention di postingan sebelum ini, bentar lagi gue pindahan nih.
Thanks God, kali ini pindah, ke tempat yang benar-benar we can call it 'home of our own'.
Thank You Lord.
Karena itu beberes barang, ngangkutin barang, bolak balik lihat perbaikan rumah baru kita, biarpun sedikit-sedikit. Bolak balik nyari bahan...
Thanks to hubby, dalam hal ini, dia sangat berperan banyak.
Dan selain pindah rumah, officially, gue juga di rotasi ke salah satu unit usaha company gue.
Jadi, ya itu... excited, tapi tetap ada rasa kuatir juga.
Tapi gue percaya, semua terjadi seizinNya, dan karena itu, pasti membawa pada kebaikan.
Gue percaya, dengan ini, gue bisa belajar banyak hal baru, bisa punya pergaulan yang baru.
Semoga Tuhan, semua jalan untuk kepindahan ini Kau lapangkan, amin. Dan membawa kebaikan untuk semua pihak, amin lagi.
Karena itu, nulis cerita jadi terbengkalai banget-nget
Tapi nggak apa-apa, gue percaya, semua akan diselesaikan oleh waktu.
Begitu kelar pindahan rumah, begitu semua udah terbiasa, pasti semua akan kembali lagi seperti semula.
And in the mean time, gue tetap nulis kok.
Tapi sama sekali nggak ngoyo. Kayak malam ini, gue rencana akan nulis satu jam-an. Mungkin besok libur dulu.
Perlahan tapi pasti, kedua cerita yang sedang gue selesaikan, tiga dengan nulis bareng partner gue, gue yakin... akan selesai juga pada waktu yang tepat.
Oh ya, satu lagi, pingin deh up date beberapa komentar yang membangun tentang Zoom, berkat Tuhan, yang masuk kotak inbox di gmail ;-)
Salam Mbak Rina,
Saya baru selesai baca buku Mbak, "Zoom". I really loved it! It made me laugh a lot :) and it made me think deeper about my life, and others more unfortunate than me.
Thanks for your story!
-Tessa :).".
Halo kak Rina....
kakak ada buat sambungan novel 'ZOOM' gak ??
mau lanjutin dunk kak...
cerita nya bagus banget,kek beneran gitu....
lanjutin cerita nya pas Jay n Nana udah menikah gimana gitu...
buatin seru" ya....
Btw,kakak udah nulis berapa banyak novel sih ??
apa aja judul nya ??
-Chanel Lia La Isabella Richie
Hi rina..Aq tya,aq br slsai bc "zoom" nih..Keren bgt crt ny,aq smpe pgn bc lg..
- Tya
Hi Mba Rina...
Aku Nia mw comment soal buku nya bleh kaN???
I just wanna say.. Zoom its a great book..
Seriously, aku pecinta buku juga.
Padahal buku ini baru aku beli sabtu kemarin n
buku ini bikin aku ga bisa 'gerak' sbelum menamatkannya..
Dari awal alur critanya jelas bgt, so... jdi klo mw tutup bukunya sayang bgt (belum abis sih
jadinya harus next.. next.. next.. n next again..
N teori Zoom nya itu bener2 kena deh di hati (Really, aku nangis pas bca kisah agil n teori itu).
Buku ini udh aku baca 5KALI loh..
ckckckkckckckckkc.... bener2 deh si Mba ini...
heheheheh....
Sori ya Mba, klu komennya ada yg bikin mba ga suka. Tpi itu jujur deep in my heart..
Sukses terus ya mba dgn novel2 nya.. ^-^
Salam..
Nia
ThanksThanksThanksThanks...
really, appreciate it a lot ;-)
Semoga buku yang berikut, tetap bisa masuk ke dalam hati kalangan luas di pasaran, ya, amin.
Friday, April 10, 2009
our little excitement
Merentang sayapphotographed by hubby
Minggu ini long week end banget nih, karena general election hari Kamis dan Jumat agung ;-)
Wuahhh, happy banget deh.
Tapi memang, agak capai juga.
Karena dari hari Kamis, gue dan hubby keliling percetakan negara, terus masuk mitra 10 dan kenari jaya, buat cari perlengkapan keramik, de-el-el gitu deh
Banyak banget tapi toko yang tutup, karena itu, lanjut lagi hari Jumat abis pulang gereja
Yang ada, kayaknya malah lebih capekan libur, daripada masuk kerja ya ;-)
Tapi biar capek, kita happy banget kok ;-)
(Thank You Lord, for our little and huge excitement given, in each and everday of our life)
End upnya, dimulai dari Jumat malam kemarin, judulnya relaksing abis deh :-)
Malam nonton The Master, hehe, biarpun terkesan belagu dan ngeselin, tapi gue suka banget sama Dedy Corbuzier.
Memang Dedy kadang nyolot banget, tapi dia memang pintar dan punya modal buat itu.
Terus Melisa Karim, gue juga suka banget. Kesannya humble, ramah, cantik dan manis lagi
Dan sekarang hari Sabtu, gue berencana untuk ngabisin sesiangan ini buat 'nyantai' sama Irish.
Browsing sambil nyesap cappucino campur Baileys, nyam-nyam...
Nulis cerita, kalau sempet ;-) Kalau nggak, nanti malam aja, tunggu Irish tidur.
main-main sama my lil princess..
Pokoknya, menghibur diri deh, gak pergi kemana-mana, bener-bener cuma malas-malasan.
Paling siangan dikit gue mau beberes, packing barang yang udah gak dipake.
Siap-siap buat pindahan, biar kalau udah hari h, gak terlalu capek lagi
Nanti sore adik-adik ipar ngajak ke Bandung, nggak nginap, cuma mau makan di kampung daun, terus pulang lagi ;-)
hehe, asli, pada pengangguran ya... tapi gue sih setuju aja.
Since i'm not the driver in our 'short' trip, hehe, buat gue... hayoooooo!
Tinggal hubby protes berat.
Dia malas karena memang lagi capek banget. Malas juga kalau kebagian nyetir...
Jadi lihat nanti deh...
Dan progress dari nulis gue... jujur saja... tidak berkembang banyak *blushing* ;-) tapi tetep kok, berprogress.
Biarpun tidak sebanyak dan secepat yang gue harapkan.
Dengan alasan basi : cape, dan fokus nya lagi tidak kesana :-)
Tapi tetap thanks God, proyek gabungan kita, bagian gue udah selesai (hurrayyyy, hehe, finally ya Rin).
Lagi digabungin sama partner gue yang baek itu.
Dan next stepnya, kita harus nulis bagian ending ceritanya...
Itu harus dilakuin berdua, dan nggak mudah juga.
Tapi tetap relieve, karena 80% cerita tersebut udah selesai
Anyway, apapun hasilnya nanti, biarpun buku ini bisa terbit atau tidak (cross my finger, pray the Lord, hoping for the best, but still preparing for the worst), gue tetap mendapat banyak pengalaman nulis dan excitement yang luar biasa dengan partner gue itu ;-)
And guess, that is something I should value the most
Dan proyek nulis gue sendiri, berkat Tuhan lagi, lumayan juga.
Seperti tadi gue bilang, tidak seperti harapan dan prediksi di awal liburan kemarin, tapi tetap... ada hasilnya.
Memang sih, cerita itu tetap belum bisa di-mention disini, karena still a longgggg way to go!
But every huge step, begins with a small step ;-)
Teteup, membela diri, seperti biasa ;-)
Saturday, April 4, 2009
PUZZLE - sinopsis
Sedikit sneak peak untuk novel ketiga saya ;-)
Mungkin terlalu awal, karena belum tahu jadwal terbitnya.
Semoga secepatnya ya, amin.
Tapi saya ingin membagi sedikit bocorannya ;-)
Detil lain menyusul, kalau sudah ada kepastian jelas.
Mohon doa restunya ya...
Semoga semua 'jalan' untuk terbit, dan disukai oleh kalangan luas, dilancarkan oleh Tuhan.
Please Lord, give us Your mercy and blessing, amen.
PUZZLE
SINOPSIS
SUSANNA PARADIKA
Gadis cantik yang mendapati segala mimpinya hancur berantakan karena ketidakjujuran atas satu kesalahan yang tidak pernah ia perbuat
GERARD WICAKSONO
Pria yang hebat, sukses, drop dead gorgeous. Namun seperti pria lain pada umumnya, memiliki satu kelemahan kecil. Ia tidak bisa melupakan kesalahan orang lain
He forgives, but never forgets!
KEPINGAN PUZZLE YANG TERSERAK DARI TEMPATNYA
Dan mereka berdua sadar, hidup pernikahan yang nyata tidak seindah kisah cinta romantis yang pernah mereka dengar dari dongeng. Mereka memutuskan untuk berpisah, berjalan di dua setapak yang berbeda
Susan mengikuti ayahnya, sang arkeolog terkenal, dalam satu ekspedisi di Nevada. Ia tidak pernah mendengar secuil pun berita dari Gerard, sampai sebuah ekspedisi di daerah pedalaman Indonesia yang eksotis, Sindoro, mempertemukan mereka kembali.
Akankah ada kesempatan kedua untuk mereka?
Mampukah Gerard dan Susan mengumpulkan kembali kepingan yang tercerai berai, menyatukan kembali puzzle kehidupan menjadi satu gambar yang indah dan utuh?
Monday, March 30, 2009
The reply

photographed by hubby
I've got mail, from heaven
Amsal 15:3
'Mata Tuhan ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan baik'
Kepada Yth
Tuhan Yesus di surga
Tuhan, aku ingin tahu
Mengapa hal-hal tak adil harus terjadi di dunia?
Mengapa aku harus memberikan pipi kanan, jika aku ditampar pipi kiri?
Mengapa aku harus mencintai musuhku?
Mengapa aku harus mengalah, jika dirugikan?
Mengapa aku harus bersabar terhadap segala hal yang tak menyenangkan?
Tolong Tuhan, jawab aku!
Hingga aku mengerti, dan aku kuat menanggung semua ini
A REPLY FROM HEAVEN
Anakku terkasih, tidakkah kau sadari bahwa mataKu tertuju padamu?
Aku tahu saat kau diperlakukan tak adil
Aku melihat saat air matamu mengalir turu, menahan perasaan jengkel yang tak terucapkan
Aku ikut merasakan kepedihan hatimu saat kau dikecewakan
Tapi tahukah kau, bahwa Aku semakin mengasihimu ketika melihat kau memaafkan orang yang menyakitimu, dan bukannya membalas keburukan mereka?
Dan melihatmu bersabar atas sikap buruk yang mereka tunjukkan, membuatKu sangat marah
Aku ijinkan semua terjadi, supaya kau tambah kuat, terlatih dan sempurna menyerupai Aku
Pada saatnya, Aku akan menggantikan semua dan memberkatimu sesuai kemuliaanKu
Aku akan membukakan pintu-pintu berkat, dimana tak seorangpun bisa menutupnya
Aku akan memberikan kesempatan emas, dimana tak seorangpun bisa mengambilnya
Aku melihat perbuatan jahat mereka, dan akan membuat perhitungan yang tak dapat kau bayangkan
Jadi anakKu, janganlah berpikir bahwa Aku mengabaikanku
MataKu ada di segala tempat, mengawasi orang yang baik dan jahat.
Love
Jesus
Dan semakin hari, surat balasan dari Tuhan itu semakin menguatkan saya
Kasih, kebaikan, dan penyertaanNya pada kami sungguh nyata, terbukti!
Thank You Lord, for Your everlasting blessing
He is so great!
Begitu baiknya Dia, sehingga ketika saya dan hubby tidak memiliki apa-apa, Dia memberikan kita sebuah tempat tinggal, a place where we can call it 'home of our own'
Terimakasih Tuhan, semua mimpi, impian dan harapan kami menjadi nyata. In Your time, and not ours!
Dia memberi saya seorang kakak dan kakak ipar yang baik. Yang mengajarkan saya bagaimana cara berbagi. Yang membantu kami disaat kami tidak bisa berbuat apa-apa. Yang sayang dan perduli pada saya, hubby, dan Irish
Dia memberi saya opa dan oma, yang merawat dan menjaga saya sejak saya masih kecil
Dia memberi saya Papa dan Mama mertua yang bijak, yang dari mereka saya belajar banyak hal, mengenai hidup dan Tuhan itu sendiri. And they (espc. my mom in law) become my mentor, my parents, my best friend
Dia memberi saya adik-adik ipar yang baik. Yang selalu ada, stand by ketika kami sedih. Yang siap menjadi ember curhat kami, yang membantu kami semampu mereka bisa.
Mereka juga jadi teman have fun yang paling oke.
Movie time setiap Jumat. Makan bareng-bareng, kadang pecel lele pinggir jalan, kadang kalau lagi dapat berkat atau merayakan sesuatu, makan yang lebih enak di cafe.
Arisan bareng-bareng.
Dengan mereka saya belajar banyak tentang 'the true meaning of a family'
Terimakasih Tuhan, untuk setiap pemberianMu dalam setiap hari yang saya lalui!
Biar saya selalu ingat dengan berkat Tuhan, penyertaan dan kasihMu, jika jalan di depan saya curam dan berliku. Sehingga saya tetap kuat menanggung semua. Dan terlebih, berusaha bersyukur, paling tidak, berusaha tidak bersungut-sungut, biarpun sangatttt sulit! Tolong Tuhan, mampukan saya!
Biar saya jadi perpanjangan tanganMu
Menjadi pembawa damai, dimana ada pertengkaran.
Menjadi penghibur, dimana ada air mata
Menjadi pendoa-Mu
Menjadi saksiMu, sehingga namaMu dipermuliakan
Amin
Soly deo Glory
Segala puji, hormat, kuasa, kemuliaan, saya kembalikan ke hadiratMu
Ketika kau merasa hal indah dan luar biasa terjadi padamu, dan kau dipenuhi rasa heran, saat itu Tuhan sedang tersenyum padamu
Ingatlah, dimanapun kau berada, apapun yang kau lalui, TUHAN tahu!
"Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau. Jangan lah bimbang, sebab Aku ini Allahmu. Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau. Aku akan memegang engkau dengan tangan kananKu yang membawa pada kemenangan"
(Yesaya 41:10)
Amsal 15:3
'Mata Tuhan ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan baik'
Kepada Yth
Tuhan Yesus di surga
Tuhan, aku ingin tahu
Mengapa hal-hal tak adil harus terjadi di dunia?
Mengapa aku harus memberikan pipi kanan, jika aku ditampar pipi kiri?
Mengapa aku harus mencintai musuhku?
Mengapa aku harus mengalah, jika dirugikan?
Mengapa aku harus bersabar terhadap segala hal yang tak menyenangkan?
Tolong Tuhan, jawab aku!
Hingga aku mengerti, dan aku kuat menanggung semua ini
A REPLY FROM HEAVEN
Anakku terkasih, tidakkah kau sadari bahwa mataKu tertuju padamu?
Aku tahu saat kau diperlakukan tak adil
Aku melihat saat air matamu mengalir turu, menahan perasaan jengkel yang tak terucapkan
Aku ikut merasakan kepedihan hatimu saat kau dikecewakan
Tapi tahukah kau, bahwa Aku semakin mengasihimu ketika melihat kau memaafkan orang yang menyakitimu, dan bukannya membalas keburukan mereka?
Dan melihatmu bersabar atas sikap buruk yang mereka tunjukkan, membuatKu sangat marah
Aku ijinkan semua terjadi, supaya kau tambah kuat, terlatih dan sempurna menyerupai Aku
Pada saatnya, Aku akan menggantikan semua dan memberkatimu sesuai kemuliaanKu
Aku akan membukakan pintu-pintu berkat, dimana tak seorangpun bisa menutupnya
Aku akan memberikan kesempatan emas, dimana tak seorangpun bisa mengambilnya
Aku melihat perbuatan jahat mereka, dan akan membuat perhitungan yang tak dapat kau bayangkan
Jadi anakKu, janganlah berpikir bahwa Aku mengabaikanku
MataKu ada di segala tempat, mengawasi orang yang baik dan jahat.
Love
Jesus
Dan semakin hari, surat balasan dari Tuhan itu semakin menguatkan saya
Kasih, kebaikan, dan penyertaanNya pada kami sungguh nyata, terbukti!
Thank You Lord, for Your everlasting blessing
He is so great!
Begitu baiknya Dia, sehingga ketika saya dan hubby tidak memiliki apa-apa, Dia memberikan kita sebuah tempat tinggal, a place where we can call it 'home of our own'
Terimakasih Tuhan, semua mimpi, impian dan harapan kami menjadi nyata. In Your time, and not ours!
Dia memberi saya seorang kakak dan kakak ipar yang baik. Yang mengajarkan saya bagaimana cara berbagi. Yang membantu kami disaat kami tidak bisa berbuat apa-apa. Yang sayang dan perduli pada saya, hubby, dan Irish
Dia memberi saya opa dan oma, yang merawat dan menjaga saya sejak saya masih kecil
Dia memberi saya Papa dan Mama mertua yang bijak, yang dari mereka saya belajar banyak hal, mengenai hidup dan Tuhan itu sendiri. And they (espc. my mom in law) become my mentor, my parents, my best friend
Dia memberi saya adik-adik ipar yang baik. Yang selalu ada, stand by ketika kami sedih. Yang siap menjadi ember curhat kami, yang membantu kami semampu mereka bisa.
Mereka juga jadi teman have fun yang paling oke.
Movie time setiap Jumat. Makan bareng-bareng, kadang pecel lele pinggir jalan, kadang kalau lagi dapat berkat atau merayakan sesuatu, makan yang lebih enak di cafe.
Arisan bareng-bareng.
Dengan mereka saya belajar banyak tentang 'the true meaning of a family'
Terimakasih Tuhan, untuk setiap pemberianMu dalam setiap hari yang saya lalui!
Biar saya selalu ingat dengan berkat Tuhan, penyertaan dan kasihMu, jika jalan di depan saya curam dan berliku. Sehingga saya tetap kuat menanggung semua. Dan terlebih, berusaha bersyukur, paling tidak, berusaha tidak bersungut-sungut, biarpun sangatttt sulit! Tolong Tuhan, mampukan saya!
Biar saya jadi perpanjangan tanganMu
Menjadi pembawa damai, dimana ada pertengkaran.
Menjadi penghibur, dimana ada air mata
Menjadi pendoa-Mu
Menjadi saksiMu, sehingga namaMu dipermuliakan
Amin
Soly deo Glory
Segala puji, hormat, kuasa, kemuliaan, saya kembalikan ke hadiratMu
Ketika kau merasa hal indah dan luar biasa terjadi padamu, dan kau dipenuhi rasa heran, saat itu Tuhan sedang tersenyum padamu
Ingatlah, dimanapun kau berada, apapun yang kau lalui, TUHAN tahu!
"Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau. Jangan lah bimbang, sebab Aku ini Allahmu. Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau. Aku akan memegang engkau dengan tangan kananKu yang membawa pada kemenangan"
(Yesaya 41:10)
Friday, March 27, 2009
My favourite (old) book
Got a surprise gift from hubby ;-)
Senangnya, karena Gramedia discount 30%, hari ini gue main ke sana buat cuci mata, sekalian lihat kalau ada buku-buku bagus
Yang ada, gue dapat setumpuk novel dari hubby ;-) Berkat Tuhan, dia lagi dapat satu berkat yang lumayan. Dan gue ikut kecipratan deh =)
Dapat tujuh buku favorit gue.
Biasa deh, ibu rumah tangga ;-), jadi semua pengeluaran harus ditimbang-timbang
Kayaknya, gue udah lama deh nggak beli buku.
Kalau pingin baca, pinjam di cafe buku Om Han, saudara David. Tapi 7 buku ini selalu gue pinjam-ulang, jadinya buku-buku ini bakal jadi investasi bagus buat gue
Nggak tahu ya, untuk gue, ada beberapa buku yang oke buat dibaca sekali, dan malas banget buat baca ulang.
Ada juga buku yang udah gue baca, baca lagi, baca lagi, baca lagi, nggak bosan-bosan. Sampai udah kebanjiran aja masih gue selamatin, dengan cara, direndam lagi di air sabun, dikeringin, dan disetrika :-)
Duilah, perjuangannya ya...
Hehehe, tinggal David deh yang protes karena menurut dia, rumah kita ada bau-bau nggak enak.
Which is... true!
Tapi mana gue perduli, yang penting, buku-buku favorit gue selamat dulu dong!
Contoh istri dan ibu yang egois, nggak usah ditiru :-)
Buku-buku yang menduduki peringkat gue sukaaaaaaaaa banget. Padahal mungkin untuk kategori orang lain, biasa aja.
1. Laura Ingalls Wilder.
Seriously, ini kisah nyata, plus family novel yang gue suka. Dari jaman gue SD, sampai sekarang, kayaknya masih asyik-asyik aja tuh buat dibaca :-)
Dan gue suka sama cara Pa dan Ma Laura mengajar keempat anaknya. I do love them! Sampai dulu gue pernah berimajinasi, andaikan gue dilahirkan di zaman yang sama dengan mereka.
Biarpun nggak efek kali, karena tetap aja, beda benua and samudra
Gue punya lengkap seri ini
2. Agatha Christie
Biarpun udah ketebak siapa pembunuhnya juga tetap aja gue suka baca ulang. Gue suka cara Agatha Christie menyusun plot. Needless to say, my favourite detective is... Hercule Poirot.
Gue rasa, itu fave semua orang.
Gue juga punya buku ini cukup lengkap :-) Yang pasti, yang Poirot punya lengkap. Miss Marple juga sih. Mungkin 80% gue punya deh!
3. Maria A Sardjono
Biarin aja semua orang bilang buku ini klise, cheesy, boring, udah ketebak, gitu-gitu aja ceritanya. Pokoknya gue suka!
Dari jaman SMP, sampai sekarang.
Dan gue punya banyak banget buku dia!
Mulai ngumpulin dari jaman pacaran dulu, huntingnya di toko buku lawas gitu deh ;-)
Maklum, anak kuliah, budget terbatas.
Tapi kayaknya, gue udah punya 90% an dari buku dia. Karena semua buku yang dicetak ulang di GPU, gue udah ada.
Lihat di cafe buku manapun, nggak ada buku dia yang belum gue miliki =)
4. Seri Saddler's wells nya Lorna Hills
Ini buku jadul, dan kayaknya sekarang udah nggak ada ya?!
Cerita tentang balet, seri 1 dan 2 tentang seorang pebalet yang pantang mundur, maju terus, gigih mencapai mimpinya, Veronica Weston.
Gak tahu apanya yang bikin gue suka, tapi gue merasa damai pas baca buku ini.
Dan buku ini jadi salah satu yang sering banget gue baca ulang.
5. Enid Blyton, all kind!
Ini juga nyaris lengkap.
Mallory Towers lengkap. St Clare lengkap. Si badung, lengkap. Lima sekawan, lengkap. Pasukan mau tahu, lengkap. Petualangan, juga lengkap. Hore-hore sirkus, lengkap. Serial lepasnya pun, gue punya semua. Mulai dari rumah beratap merah. Anak-anak nakal. Rumah di ujung jalan.
Semua menurut gue, bagus banget!
Benar-benar cerita penghiburan untuk masa kecil gue.
Mungkin yang gak lengkap yang serial sapta siaga itu kali ya.
Entah kenapa, yang SS itu gue kurang suka!
6. Buku karangan kembang manggis. Sampai sekarang, gue gak tahu nama aslinya. Dan buku yang gue baca dari dia pun hanya satu, judulnya TIA
Tapi yang satu itu tertanam dalam di hati gue, jadi salah satu penghibur gue terbesar ketika gue masih remaja, dan tak akan mungkin terlupa ;-)
Hehe, bahasanya lagi, bikin enek ya? ;-)
7. Dan untuk saat ini, buku-bukunya Sitta Karina ;-)
Entah kenapa juga, gue suka banget sama buku-bukunya =)
Bukan hanya bagus, tertata dan ter-plot, karena banyak pengarang yang seperti itu. Dan mungkin aja buat beberapa orang lain, buku Sitta terlalu menjual mimpi, terlalu melebar kemana-mana.
Bukan hanya karena jalinan cerita! Tapi gue menyukai tulisannya!
Actually, buku yang tadi gue borong sampai 7 novel itu, juga buku karangan Arie ;-)
Difficult to explain.
Tapi kalau membaca buku, ada buku yang kita suka dan that's it!
Ada buku yang tertanam lama di hati kita, dan tak akan mungkin terlupa, sampai kapanpun
Sebenarnya sih masih banyak banget buku yang gue suka.
Incl. Marga T, Mira W, V Lestari, S Mara Gd...
Tapi terlalu panjang kalau direview satu-satu.
Jadi biarpun gue suka banget sama semua pengarang-pengarang yang udah nemenin gue sejak gue masih kecil, seperti penjelasan di atas, gue membatasi pilihan itu pada buku yang kisahnya tak akan mungkin terlupa, dan sudah banyak membawa kedamaian pada masa kecil dan remaja gue ;-)
Jadi, hari ini semua berjalan menyenangkan
Satu yang bikin gue sedih, karena Irish demam lagi.
Sepertinya sih, radang tenggorokan, batuk dan pilek
Semoga Tuhan cepat sembuhkan ya, amin.
Tuesday, March 24, 2009
cerita sore hari
Foto diatas diambil waktu kita liburan ke Bali ;-)
This is the beauty of Pacung.
And this kinda remind me about God's amazing creature!
Kata Mama mertua gue, kalau engkau mengagumi sesuatu, yang harus dipuji ialah sang Pencipta!
Dengan melihat keindahan ini, lagi-lagi gue dikuatkan...
Dia yang mencipta segala sesuatu, Dia pasti memelihara dan menjaga ciptaanNya satu persatu.
Terutama manusia, sebagai ciptaan yang paling berharga
Satu lagi alasan yang luar biasa untuk tidak perlu kuatir, bukan?
Hehe, easier to said than done, memang!
Lagi-lagi, kita disuruh belajar praktek, bukan?
Terus senangnya, satu demi satu hal penting yang harus gue lakukan, berkat Tuhan, sudah dikasih centang, alias done! ;-)
Hehe, feel relieve banget deh!
Dimulai dari sekolah Irish. Berkat Tuhan juga, dana untuk membayar uang pangkal Irish disediakan olehNya.
Jadi untuk hal satu itu, check mark!
Hehehe, gue bisa bernafas dengan lega nih!
Officially, Irish sekolah bulan Juli 13, nanti ;-)
Haha, my little daughter is a big girl now!
Terus, Kamis libur ;-)
Hehe, tetap deh, bakat sebagai karyawan malas masih teteup kuat, nempel di diri
Tapi asli deh, gue happy banget!
Dan gue lagi sering nonton lagi nih kalau malam!
Makanya, nulis agak-agak terbengkalai.
Tapi tetap kok, masih stick to the schedule
Buat partner gue yang baek, sabarrrr ya :-)
This is the beauty of Pacung.
And this kinda remind me about God's amazing creature!
Kata Mama mertua gue, kalau engkau mengagumi sesuatu, yang harus dipuji ialah sang Pencipta!
Dengan melihat keindahan ini, lagi-lagi gue dikuatkan...
Dia yang mencipta segala sesuatu, Dia pasti memelihara dan menjaga ciptaanNya satu persatu.
Terutama manusia, sebagai ciptaan yang paling berharga
Satu lagi alasan yang luar biasa untuk tidak perlu kuatir, bukan?
Hehe, easier to said than done, memang!
Lagi-lagi, kita disuruh belajar praktek, bukan?
Terus senangnya, satu demi satu hal penting yang harus gue lakukan, berkat Tuhan, sudah dikasih centang, alias done! ;-)
Hehe, feel relieve banget deh!
Dimulai dari sekolah Irish. Berkat Tuhan juga, dana untuk membayar uang pangkal Irish disediakan olehNya.
Jadi untuk hal satu itu, check mark!
Hehehe, gue bisa bernafas dengan lega nih!
Officially, Irish sekolah bulan Juli 13, nanti ;-)
Haha, my little daughter is a big girl now!
Terus, Kamis libur ;-)
Hehe, tetap deh, bakat sebagai karyawan malas masih teteup kuat, nempel di diri
Tapi asli deh, gue happy banget!
Dan gue lagi sering nonton lagi nih kalau malam!
Makanya, nulis agak-agak terbengkalai.
Tapi tetap kok, masih stick to the schedule
Buat partner gue yang baek, sabarrrr ya :-)
Labels:
family,
hubby's picture,
Irish,
story,
thought
Friday, March 20, 2009
My Guru kehidupan

photographed by hubby
After think and rethink, I've decided to post this writing in my blog.
This posting is kinda different than my other light posting.
And second, I have to warn you, this gonna be take a while.
So, if you don't feel like reading it, just ignoring it
I'd like to share thing, considered for me, important
So others, who are in a deed need, who stumbled and couldn't stand up, who blamed themselves for things they don't realize (just like I did), could have an enlightenment and cheer up (just like I do), when I read this somebody's blog.
I'll mention it to you latter on ;-)
yeah, you never know, just in case...
My mentor (thanks, Ma) once told me, if I get hurt by people, I should try to love them even more, try to forgive them, try to pray for them
I should be grateful, because those people give me a life time lesson : how to be a better person!
I should be thankful, for my personality is being shaped by My Father in Heaven
Needless to say, that's so difficult.
In other words, almost impossible to be done!
This story posted below, called 'THE PEOPLE YOU HURT THE MOST', was copied paste from Mariskova, the author of Hairquake and To Tokyo to love
The reason why I copy paste her writing simply because I found it so true.
Because by reading this, I found an answer of my 'silent' question
And by reading this, I was reminded, not to become 'Guru kehidupan' to others, especially them, whom I love and care so much!
Thank you Mbak, secara tak terduga, Mbak telah memberi saya pencerahan untuk melepaskan diri dari ikatan rasa sedih, sakit hati, menyalahkan diri sendiri, atas sesuatu yang sampai sekarang belum saya mengerti.
Mungkin saya tetap bimbang dan sedih.
Tapi saya belajar percaya, everything happened for a reason!
Semua yang terjadi telah diijinkan Yang Diatas, dan akan membawa kebaikan bagi diri saya.
Dan semoga, semua yang membaca posting Mbak pun mendapatkan suatu pelajaran yang berharga!
I met my 'Guru kehidupan' some months ago.
And yeah, the lesson hurts like hell!
Days passed by, and I keep asking myself why!
I didn't find the answer. I'm not finding any explanation up to now!
And I realize, maybe it's time for me to let go!
Stop questioning. Stop blaming myself. Stop searching.
Just try to accept those bitter realities
What has happened months ago was a thing that called 'jalan hidup'
This is nobody's fault.
Not others fault.
Not my fault!
Cest la vie!
That's the way life is!
And now, more relief than ever, I eventually understand the true meaning of this quote "God grant me a serenity, to accept those I cannot change!"
And gladly to say, my enlightenment came from you, Mbak!
So people, here the story goes
The people you hurt the most
And second, I have to warn you, this gonna be take a while.
So, if you don't feel like reading it, just ignoring it
I'd like to share thing, considered for me, important
So others, who are in a deed need, who stumbled and couldn't stand up, who blamed themselves for things they don't realize (just like I did), could have an enlightenment and cheer up (just like I do), when I read this somebody's blog.
I'll mention it to you latter on ;-)
yeah, you never know, just in case...
My mentor (thanks, Ma) once told me, if I get hurt by people, I should try to love them even more, try to forgive them, try to pray for them
I should be grateful, because those people give me a life time lesson : how to be a better person!
I should be thankful, for my personality is being shaped by My Father in Heaven
Needless to say, that's so difficult.
In other words, almost impossible to be done!
This story posted below, called 'THE PEOPLE YOU HURT THE MOST', was copied paste from Mariskova, the author of Hairquake and To Tokyo to love
The reason why I copy paste her writing simply because I found it so true.
Because by reading this, I found an answer of my 'silent' question
And by reading this, I was reminded, not to become 'Guru kehidupan' to others, especially them, whom I love and care so much!
Thank you Mbak, secara tak terduga, Mbak telah memberi saya pencerahan untuk melepaskan diri dari ikatan rasa sedih, sakit hati, menyalahkan diri sendiri, atas sesuatu yang sampai sekarang belum saya mengerti.
Mungkin saya tetap bimbang dan sedih.
Tapi saya belajar percaya, everything happened for a reason!
Semua yang terjadi telah diijinkan Yang Diatas, dan akan membawa kebaikan bagi diri saya.
Dan semoga, semua yang membaca posting Mbak pun mendapatkan suatu pelajaran yang berharga!
I met my 'Guru kehidupan' some months ago.
And yeah, the lesson hurts like hell!
Days passed by, and I keep asking myself why!
I didn't find the answer. I'm not finding any explanation up to now!
And I realize, maybe it's time for me to let go!
Stop questioning. Stop blaming myself. Stop searching.
Just try to accept those bitter realities
What has happened months ago was a thing that called 'jalan hidup'
This is nobody's fault.
Not others fault.
Not my fault!
Cest la vie!
That's the way life is!
And now, more relief than ever, I eventually understand the true meaning of this quote "God grant me a serenity, to accept those I cannot change!"
And gladly to say, my enlightenment came from you, Mbak!
So people, here the story goes
The people you hurt the most
Some people say enlightenment can come from anyone, anywhere.
I do believe that.
I also believe enlightenment might not always taste sweet, like we prefer it would be.
In fact, most enlightenment appears in front of us when it is given or demonstrated by the people we hate the most, the people whom Gede Prama calls Guru Kehidupan, the Teacher of Life.
About a week ago, I was driving home after work when out of the ordinary the radio station that I'm used to listening to aired Gede Prama telling a story about Guru Kehidupan.
Out of the ordinary too, I didn't switch the channel (when driving home from work I choose to relax by listening to the music, not by listening to a preach).
In his story, Gede Prama said that we had to be grateful when we met difficult people -those who are emotionally challenging.
At that time I was thinking "wow, you guys have to be grateful when you meet me!"
The reason for this gratitude is these difficult people teach us to be a better person.
When you meet someone who is emotional and easily angry, then you learn to be calm.
When you meet someone who is impatient, then you learn to be patient.
And the story went on.
Before ending his story, Gede Prama asked a question, intriguing to me. "Did you meet Guru Kehidupan today?"
At that time, I couldn't help but smirking, "don't we meet them everyday?"
A week after that, I did meet one Guru Kehidupan and that Guru really taught me well.
How do I know the Guru taught me well?
Because the teaching hurts like hell.
Worst, it stings through my heart and I'm not sure it can heal.
I was shocked or I am still shocked. I grouped around to make sure I didn't stumble.
Or if I did stumble, I could try to stand up. But for sometime I couldn't stand up.
I couldn't even feel where my feet were.
At that moment, I knew I had to find my head. To think.
And since I was not sure where it was -because it was full of black clouds and thunders- I picked up a phone call to someone I always knew had her head and conscience clear for me all the time. I called my best friend, Barb.
Between my crying and shouting, she just listened, like I expected her to do.
And my question for her was 'tell me what did I do wrong?'
I didn't do anything wrong. She said.
But why this hurt like hell? I asked.
Because it came from someone close to you. She answered.
Barb calmed my shocked mental state (I never knew I could have one but there is always a first time for everything) and she taught me something I should have figured out myself.
So, guys, I beg you.
If you decide to be Guru Kehidupan for somebody else, please please don't be one for your loved ones, your significant ones, and of course, your best friends.
Why?
Because once you become their Guru Kehidupan, you will hurt them and nothing you can do to take it back will make a difference.
I do believe that.
I also believe enlightenment might not always taste sweet, like we prefer it would be.
In fact, most enlightenment appears in front of us when it is given or demonstrated by the people we hate the most, the people whom Gede Prama calls Guru Kehidupan, the Teacher of Life.
About a week ago, I was driving home after work when out of the ordinary the radio station that I'm used to listening to aired Gede Prama telling a story about Guru Kehidupan.
Out of the ordinary too, I didn't switch the channel (when driving home from work I choose to relax by listening to the music, not by listening to a preach).
In his story, Gede Prama said that we had to be grateful when we met difficult people -those who are emotionally challenging.
At that time I was thinking "wow, you guys have to be grateful when you meet me!"
The reason for this gratitude is these difficult people teach us to be a better person.
When you meet someone who is emotional and easily angry, then you learn to be calm.
When you meet someone who is impatient, then you learn to be patient.
And the story went on.
Before ending his story, Gede Prama asked a question, intriguing to me. "Did you meet Guru Kehidupan today?"
At that time, I couldn't help but smirking, "don't we meet them everyday?"
A week after that, I did meet one Guru Kehidupan and that Guru really taught me well.
How do I know the Guru taught me well?
Because the teaching hurts like hell.
Worst, it stings through my heart and I'm not sure it can heal.
I was shocked or I am still shocked. I grouped around to make sure I didn't stumble.
Or if I did stumble, I could try to stand up. But for sometime I couldn't stand up.
I couldn't even feel where my feet were.
At that moment, I knew I had to find my head. To think.
And since I was not sure where it was -because it was full of black clouds and thunders- I picked up a phone call to someone I always knew had her head and conscience clear for me all the time. I called my best friend, Barb.
Between my crying and shouting, she just listened, like I expected her to do.
And my question for her was 'tell me what did I do wrong?'
I didn't do anything wrong. She said.
But why this hurt like hell? I asked.
Because it came from someone close to you. She answered.
Barb calmed my shocked mental state (I never knew I could have one but there is always a first time for everything) and she taught me something I should have figured out myself.
The people that hurt you the most are always the ones who are closest to you.
So, guys, I beg you.
If you decide to be Guru Kehidupan for somebody else, please please don't be one for your loved ones, your significant ones, and of course, your best friends.
Why?
Because once you become their Guru Kehidupan, you will hurt them and nothing you can do to take it back will make a difference.
Wednesday, March 18, 2009
Irish, Opa, dan PUZZLE :-) (aka mix posting)
Kala opa bercerita tentang laut, ialah judul yang dikasih hubby untuk foto berikut ini!
Dan entah kenapa, gue merasa terenyuh, terharu, setiap kali gue melihat foto dibawah!
Surely, this picture tells a lot, without saying a thing ;-)
Don't you agree?
Thank you opa, udah sayang dan careeee banget sama Irish!
Kemarin gue nonton 7 pounds.
Biasanya, gue tidak suka sama Will Smith, tapi nonton film ini, gue jadi suka sama dia!
Ternyata, bisa juga ya dia main film serius dan nggak 'slengekan' ;-)
7 pounds mengajarkan moraliti yang bagus, biarpun konsep suicide-nya sangat tidak bagus, tidak bisa diterima.
Tapi cara pembuat film ini merangkai adegan demi adegan, membuat penonton jadi terharu, itu bagus!
But sadly to say, gue lagi nggak dalam kondisi mood untuk me-resensi film (*ngeles* mode on), hehehe!
Jadi... tonton sendiri aja ya ;-)

Move to a next part!
By the way, gue sudah pernah cerita bukan, kalau novel ke-3 gue, berkat Tuhan, sudah dikontrak oleh Lintas
Official tittle-nya ialah PUZZLE
Hehe, agak bingung ya kenapa judulnya bisa antik begitu ;-)
Kayak nama mainannya Irish, pula!
Tapi, itu pilihan gue, dan disetujui oleh editor gue yang pintar dan baik hati :-)
Hehehe, semoga judul itu yang terbaik untuk buku gue berikut, amin!
Detail, sinopsis, dan sneak peak untuk novel ini menyusul ya...
Sekali lagi, lagi tunggu saat yang tepat untuk cerita di blog ini ;-)
sisi ketidak pedean takut terjadi apa-apa (knock-knock on the wood, tapinya), dan gue imani, tidak!
Jadi, semoga semua lancar, amin!
Dan senangnyaaaaa!
Hari ini Baileys titipan udah datang ;-) nyammmm...
harganya lebih murah daripada yang di pasaran (Hehehe, teteup deh, harga itu penting banget buat gue!)
Means, kalau lagi nulis atau baca, bisa ditemani kopi racikan yang pasti lebih enakkkkk!
Tadi juga beli teh tarik, pingin cobain aja.
Seumur-umur, belum pernah minum teh tarik. Ternyata, enak euy!
Yay, bisa jadi alternatif minuman enak yang lain selain kopi!
Dan mungkin, lbh sehat pula, don't you think?
Huahhhh, sekali lagi, senangnya!
Dan entah kenapa, gue merasa terenyuh, terharu, setiap kali gue melihat foto dibawah!
Surely, this picture tells a lot, without saying a thing ;-)
Don't you agree?
Thank you opa, udah sayang dan careeee banget sama Irish!
Kemarin gue nonton 7 pounds.
Biasanya, gue tidak suka sama Will Smith, tapi nonton film ini, gue jadi suka sama dia!
Ternyata, bisa juga ya dia main film serius dan nggak 'slengekan' ;-)
7 pounds mengajarkan moraliti yang bagus, biarpun konsep suicide-nya sangat tidak bagus, tidak bisa diterima.
Tapi cara pembuat film ini merangkai adegan demi adegan, membuat penonton jadi terharu, itu bagus!
But sadly to say, gue lagi nggak dalam kondisi mood untuk me-resensi film (*ngeles* mode on), hehehe!
Jadi... tonton sendiri aja ya ;-)

Move to a next part!
By the way, gue sudah pernah cerita bukan, kalau novel ke-3 gue, berkat Tuhan, sudah dikontrak oleh Lintas
Official tittle-nya ialah PUZZLE
Hehe, agak bingung ya kenapa judulnya bisa antik begitu ;-)
Kayak nama mainannya Irish, pula!
Tapi, itu pilihan gue, dan disetujui oleh editor gue yang pintar dan baik hati :-)
Hehehe, semoga judul itu yang terbaik untuk buku gue berikut, amin!
Detail, sinopsis, dan sneak peak untuk novel ini menyusul ya...
Sekali lagi, lagi tunggu saat yang tepat untuk cerita di blog ini ;-)
sisi ketidak pedean takut terjadi apa-apa (knock-knock on the wood, tapinya), dan gue imani, tidak!
Jadi, semoga semua lancar, amin!
Dan senangnyaaaaa!
Hari ini Baileys titipan udah datang ;-) nyammmm...
harganya lebih murah daripada yang di pasaran (Hehehe, teteup deh, harga itu penting banget buat gue!)
Means, kalau lagi nulis atau baca, bisa ditemani kopi racikan yang pasti lebih enakkkkk!
Tadi juga beli teh tarik, pingin cobain aja.
Seumur-umur, belum pernah minum teh tarik. Ternyata, enak euy!
Yay, bisa jadi alternatif minuman enak yang lain selain kopi!
Dan mungkin, lbh sehat pula, don't you think?
Huahhhh, sekali lagi, senangnya!
Friday, March 6, 2009
Our golden memories...
That stays in heart FOREVER! ;-)
Cici Joy lagi mangku Irish yang baru berumur 2 atau 3 bulan ya?
Hihi, Irish masih lucu, ndut, dan rambutnya belum banyak ;-)
Thanks ya Cici Joy, cici sayanggggg banget sama Irish!

Irish lagi bobo nyenyak.
Ini lagi di airport, umur 5 bulan.
Terimakasih Tuhan, Irish tidak rewel, ya!

Rock a bye baby, in momy's chair
Snuggle up close with your teddy bear
Sleep now my baby, I'll be righ here
And hold you and love you my baby my dear
Sebelum bobo, Irish suka loh dibacain cerita sama Mama =)

Digendong Papa sebelum Irish pergi ke gereja ;)

Irish's baptism at GKI Nurdin, Grogol
Februari 2007

Jalan bareng-bareng, bareng Kuku Nancy dan dede Rachel

Irish lagi berdoa di dalam lemari ;-)
hehe, tempat yang aneh untuk doa, Rish! =)

Sama Oma di Wonosobo
Ngelihat kampung halamannya Oma Erlie ;-)

Makan 'buntut' alias bakmie, di Tawangmangu
Did I mention before that noodles is her fave food? ;-)
Nah, sekarang terbukti dengan foto nih =)
Cici Joy lagi mangku Irish yang baru berumur 2 atau 3 bulan ya?
Hihi, Irish masih lucu, ndut, dan rambutnya belum banyak ;-)
Thanks ya Cici Joy, cici sayanggggg banget sama Irish!

Irish lagi bobo nyenyak.
Ini lagi di airport, umur 5 bulan.
Terimakasih Tuhan, Irish tidak rewel, ya!

Rock a bye baby, in momy's chair
Snuggle up close with your teddy bear
Sleep now my baby, I'll be righ here
And hold you and love you my baby my dear
Sebelum bobo, Irish suka loh dibacain cerita sama Mama =)

Digendong Papa sebelum Irish pergi ke gereja ;)

Irish's baptism at GKI Nurdin, Grogol
Februari 2007

Jalan bareng-bareng, bareng Kuku Nancy dan dede Rachel

Irish lagi berdoa di dalam lemari ;-)
hehe, tempat yang aneh untuk doa, Rish! =)

Sama Oma di Wonosobo
Ngelihat kampung halamannya Oma Erlie ;-)

Makan 'buntut' alias bakmie, di Tawangmangu
Did I mention before that noodles is her fave food? ;-)
Nah, sekarang terbukti dengan foto nih =)
Thursday, March 5, 2009
Intermeso

Wow, gue baru tahu, ternyata noodle, menempati posisi pertama makanan favorit gue selama ini ;-)
Hehe, coba aja dilist ya, mulai dari Mie Aloi, Ahau, Acong, Acing, Ahau, Asiong, Afuk, Alok and I wonder... kenapa ya semua nama bakmie itu dimulai dari huruf A? ;-)
Tapi seriously, mie itupun menempati list nomor satu makanan yang paling Irish sukai.
Dan tambah suka karena sekarang gue dan hubby menetapkan waktu untuk makan mie buat Irish ialah Minggu, abis pulang gereja.
Kalau nggak dia menggila, bisa dua tiga hari sekali, yang kasihan kan perutnya ;-)
Dan cara itu cukup efektif untuk menetapkan rutinitas dia. Minggu ke gereja, ke oma co di Grogol, ketemu cici Joy, dan makan mie ;-)
Baru teringat hal itu aja, sepertinya udah lama hal itu pingin ditulis di blog, tapi lupa terus
Okey, terus beberapa updating things that should be mentioned here, since for me, that's important...
1. Dapat tas baru, Charles and Keith. Hehe, nanti kalau sempat, update foto nyusul ya... Halah, kayak apa aja ya, tas baru aja dianggap penting ;-)
2. Irish dapat mainan dokter-dokteran, so cute, so unique! Jadi ingat masa kecil gue, kalau ingin main dokter-dokteran, ngelibetin kain di tangan.
I'm happy for her!
3. Kontrak untuk novel ke-3 gue udah keluar. Thank You God, for Your blessing! Again and again...
4. Ada satu hal yang berkaitan dengan posting gue disini dan sepertinya berkat Tuhan, diberikan jalan olehNya. Please God, give us Your mercy for this dream, amien!
5. Nulis bareng gue dan partner gue lumayan ber-progress, dan ide untuk nulis cerita teen dan romance gue tambah matang oleh detil. I wrote some stuff in my personal journal. And I feel grateful for that!
6. Long weekend karena Senin libur. HURRAAYYYY!
Hehe, norak gitu! tapi biar deh, gue happyyyy banget ;-)
Thursday, February 26, 2009
Updating sore hari =)
Beberapa project pribadi yang udah ngantri untuk gue selesaiin :
1. Proyek bareng ipar gue. Yeah, lagi dicoba dulu nih. Semoga aja jalan ya ;-)
2. Proyek nulis bareng sama partner nulis gue. Tenggat waktunya udah dekat. Tapi gue commit kok, mau gue selesaiin secepat mungkin.
Tapi memang loh, asli, nggak gampang nulis bareng ;-)
3. Dan kalau 2 itu udah selesai, ada 2 cerita yang mau gue tulis. Yang satu cerita teen, dan satu lagi, cerita romance ;-)
And I am soooo excited about those stories. Hopefully, I could write it and finnish it soon!
Karena itu, rencana jualan dan nulis bareng itu harus kelar dulu!
Biar nggak kebanyakan hutang ;-) hehe, kayak apaan aja ya.
Akhir-akhir ini memang hectic deh, karena itu nulis blog juga agak terbengkalai.
Ini karena gue nggak tega, soalnya kasihan Irish, udah ditinggal ke kantor, eh, pulang ke rumah pun masa ditinggal main kompie juga sih.
Karena itu gue memutuskan, berjanji pada diri sendiri, buat nge blog dan nulis cerita, tunggu Irish tidur aja.
Tapi berhubung beberapa malam ini tidurnya Irish pun malam, jadi guenya juga ketiduran terus. Hehe, so cliche, nungguin anak, malah mamanya yang ketiduran.
Dan sekarang kan Kamis, besok udah weekend, jadi sepertinya, nyuri-nyuri nulis blog bentar bisa dimaafkan deh ;-)
Just blogging, no more!
Sekalian nunggu hubby mandi.
Abis ini, kita mau jalan makan, dan kemana gitu sebentar, nyenangin Irish ;-)
Well, I'm blessed!
Kadang di saat beban berat melanda, kejadian dalam hari-hari yang kalau gue lagi melo, bisa bikin gue sedih;-), dan membuat gue merasa 'kok rasanya nggak bisa ditanggung ya, Tuhan', ternyata Dia tetap menyediakan kesenangan-kesenangan kecil untuk menghibur hidup gue!
Thanks God, for Your everlasting blessing!
May I'm able to feel grateful in everything happen in my life, for I know, YOU KNOW what I'm going through each day!
When You put me to it, You'll help me through it!
Saturday, February 21, 2009
Just a thought

Kemarin nonton filmnya Daniel Craig yang judulnya Defiance
Kalau tentang penokohan, gue lebih suka Daniel sebagai James Bond, lebih cool dan lebih gahar.
Di Defiance ini, dia lebih terlihat apa ya... membumi mungkin.
Seperti cowok pada umumnya.
Tapi kisah ini inspired by true story.
Tentang keluarga Bielski (Yahudi) yang dibantai oleh Nazi(Hittler) di Jerman.
Dan mereka berhasil melarikan diri, hidup di hutan.
tambah hari, orang Yahudi yang bergabung dengan mereka supaya tersembunyi dari incaran Nazi semakin banyak. Padahal mereka hidup di hutan, dan tidak ada makanan untuk dimakan.
Melihat perjuangan mereka bisa membuat kita tersentuh, dan akhirnya... bersyukur.
Bagussss banget.
Biarpun memang bukan tipe film yang bisa kita tonton ulang.
Dijamin, gue bisa tidur kalau nonton lagi.
Tapi ceritanya memang bagus!
Klan Bielski itu bisa menyelamatkan 1200 orang Yahudi dari pembantaian Nazi.
They became such a blessing in the wacky and crazy war in Germany!
Hebat banget!
Gue selalu kagum pada mereka yang bisa menjadi berkat dan sandaran bagi orang lain di saat susah.
Menjadi perpanjangan tangan Tuhan, menjadi saluran berkatNya.
Sesuatu yang sedang coba gue praktekkan, biarpun asli susahhhhhh banget.
Seperti yang ditulis dalam FirmanNya,
'Ada yang menyebar harta, tapi bertambah kaya. Ada yang menghemat secara luar biasa, tapi selalu berkekurangan. Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum'
That is so true!
Kita menuai apa yang kita tabur.
Dan sedikit banyak, kisah film itu menginspirasi gue.
Bukan dalam hal tulisan, tapi dalam hal kehidupan...
Inspired by true story...!
some where out there, banyak kok orang yang lebih susah dari kita...
Nah, sekarang ngomong-ngomong tentang tulisan dan cerita!
Akhir-akhir ini lagi sukaaaa banget baca bukunya Sitta Karina dan Danielle Steel =)
Hehe, gak nyambung banget ya.
Yang satu teen dengan gaya cerita yang cukup puitis.
Yang satu lagi bacaan wanita banget, dan mungkin alurnya hanya itu-itu aja, biarpun dibalut dengan latar belakang dan bumbu yang berbeda.
Don't know why, biarpun seems so cheesy, tapi gue tetap suka DS itu ;-)
dan kemarin, waktu gue ke tempat cafe buku Taranya Om Han, pinjam 6 buku, belum selesai pinjam lagi 4. Hehe, sorry ya om! secepat mungkin aku balikin deh.
Most of them ya itu, Sitta dan DS.
Really, as for me, Sitta Karina itu inspiring writter.
Dia bisa menciptakan dunia fiksi yang begitu nyata dengan keluarga Hanafiahnya.
Dia bisa membuat beberapa buku yang berbeda dengan tokoh2 Hanafiah itu, mulai dari Diaz, Inez, Christopher, Bianca, dan yang terakhir ini... Austin Hanafiah.
Dia bisa menciptakan kedai kopi yang membuat gue pun berharap tempat itu sungguh ada dan nyata, seperti Portrait.
Dia selalu membuat time line yang akurat, (two thumbs up, karena dalam menulis, timeline itu jadi bagian terakhir buat gue. Gue selalu mengecek itu kalau cerita udah jadi ;-) hehe, parah memang)
Dia membuat family tree, for Hanafiah family, Syadirann family dan terakhir Soi (terus terang yang ini gue belum pernah tahu).
great work, actually!
Really hope that someday, I could write as good as she does!
Dan juga bisa menuangkan imajinasi ke dalam cerita gue, seperti dia juga!
Thursday, February 19, 2009
In search of D - a novel by Arleen Amidjaja

Baru dapat kiriman buku dari my lovely friend, Arleen Amidjaja
Judulnya, in search of D
Penerbit : TerraRosa
Wahhhh, thanks a lot ya Mbak Arleen, buat kirimannya ini ;-)
It's very nice of you!
so happy and surprised to receive it =)
Ini sinopsis singkatnya
“Kamu gila ya? Kamu kira Amerika itu segede daun kelor? Bagaimana caranya coba nyari orang hanya berbekal inisial? Dan lagi yakinlah si D itu dah lupa sama kamu!” kata Rita pada Samantha.
Samantha memang aneh.
Dan dia itu punya misi yang aneh. Misinya adalah mencari seorang cowok, bekas teman TK nya, yang namanya saja dia tidak tahu.
Dia hanya tahu nama temannya itu dimulai dengan huruf D.
Dan menemukan D ini amat sangat penting sekali buat Sam karena dia dan D waktu di TK dulu sudah berjanji untuk sehidup semati dan Sam yakin bahwa si D itu juga sedang mencari dirinya.
D adalah true love-nya.
Akankah Sam berhasil menemukan D yang ditinggalkannya hampir dua puluh tahun yang lalu itu?
wuah Mbak Arleen, sinopsisnya menarik ;-)
Jadi nggak sabar deh bacanya =)
Sekali lagi, thanks a lot ya!
God bless you!
Sunday, February 15, 2009
updating ;-)

Berkat Tuhan, Irish sudah lebih sehat ;-)
Makasih Tuhan, untuk semua jamahan dan lawatanMu, amin!
Dan sekarang, dia sudah sangat talkative, seperti biasa =)
contohnya nih...
Rish, bobo yuk, udah malam
Bobo apa mah?
Bobo, udah malam!
Malam apa mah?
Jam sepuluh.
Sepuluh apa mah?
Sepuluh malam, sayang!
Sayang apa mah?
Sayang Irish...
Irish apa mah?
Gue, karena udah putus asa menghadapi ke'ceriwisan'nya ;-), cuma bisa jawab : Irish, ya Irish!
Irish Aurelia Hendrawan, mah!
malah dijawabin gitu ;-)
Dari capai, berubah langsung jadi tertawa lagi.
Duh Riris, kamu memang pintar ya, berkat Tuhan banget =)
Dan gue tahu, semua keceriwisan itu pun ada masanya ;-)
semua itu ada waktunya.
Sekarang nanyanya masih 'apa'.
next step-nya, bukan apa lagi. Tapi kenapa =)
hehe, kalau udah bagian itu sih, gue kayanya nyerah deh. Berikutnya, bagian hubby aja deh, jawabin 'kenapa'nya Irish.
Biar tambah pusing =) hehe
Friday, February 13, 2009
My little angel

Hari Jumat ini nggak berjalan seperti biasa.
Bukan karena gue nggak nonton, tapi karena... Irish sakit. Hiks.
Ya, kemarin dia muntaber. Dan kemarin malam badannya panas. Tapi berkat Tuhan, setelah dibawa ke dokter, sudah membaik...
Malam ini badannya sih udah nggak panas lagi.
Duh, gue paling nggak tega melihat Irish lemas, susah makan, nggak mau minum, nggak bisa tidur ;-(
Irish sayang, cepet sembuh ya!
Tuhan akan jamah Irish, dan oleh bilurNya, Irish pasti sembuh. Amin.
Mama keeps praying for you. Always, always and always
Love you a lot, Irish!
Dan ini, ketemu foto Irish yang lagi bergaya pas banjir. Halah, sempet-sempetnya ;-)
Tapi asli deh, ngelihat ini sering bikin gue ketawa campur terenyuh.
Again, please God, let Irish be blessed, be healthy, be wealthy, be loved, be protected, and be safed, in each and everday of her life, amien.
Subscribe to:
Posts (Atom)








